Dinas Kesehatan Sosialisasikan Pelayanan Ramah Anak

Dinas Kesehatan Sosialisasikan Pelayanan Ramah Anak

Solok (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok selenggarakan sosialisasi pelayanan ramah anak bagi petugas puskesmas se Kota Solok di aula Puskesmas Tanah Garam Kota Solok, Selasa (13/11). Acara ini hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Kesmas dan P2P, dr. Pepy Lady Soffiany, Kasi Kesga dan Gizi Masyarakat, Ns. Aprinur Azwira, S.Kep beserta jajarannya, Narasumber yang hadir pada acara ini yaitu Kepala Seksi Pengasuh Alternatif Pendidikan Kesehatan dan Kesejahteraan DPPA Prov. Sumbar yakni Nelwetis, SKM.MPH. Jumlah peserta pada sosialisasi ini sebanyak  25 orang yang terdiri dari petugas puskesmas.

Acara yang dibuka oleh dr. Pepy Lady Soffiany, beliau menyampaikan, “Bahwa program peningkatan pelayanan kesehatan anak terdiri dari beberapa macam kegiatan salah satu kegiatannya pelayanan ramah anak dipuskesmas. Pelayanan ramah anak yang dimaksud adalah upaya yang dilakukan puskesmas berdasarkan pendekatan pemenuhan hak asasi anak, dengan empat prinsip yaitu non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, dan perkembangan anak serta penghargaan terhadap pendapat anak. Selain itu telah dilakukan pelayanan ramah anak dipuskesmas secara komprehensif, mencakup komponen kelembagaan (SDM dan Data), sarana dan prasarana dan komponen pelayanan,” paparnya.

“Tujuan diadakannya sosialisasi ini yakni petugas puskesmas dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengembangkan pelayanan ramah anak dipuskesmas, dan meningkatnya pemahaman tentang langkah pengembangan pelayanan ramah anak di Puskesmas,” tambah dr. Pepy.

Dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Nelwetis, SKM.MPH yang menyampaikan, “Tentang kebijakan pelayanan ramah anak dipuskesmas dalam upaya percepatan kota layak anak. Pelayanan rumah anak ini adalah upaya atau pelayanan yang dilakukan berdasarkan pemenuhan, perlindungan dan penghargaaan atas hak-hak anak. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan terdepan menjalankan kewajiban atau kebijakan Negara dalam pembangunan kesehatan yang berbasis wilayah. Memberikan pelayanan peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan pemulihan berperan dalam pemberdayaan orang tua, keluarga dan masyarakat sebagai pusat informasi, paham dan mampu memenuhi hak kesehatan anak. Pengertian anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anaka yang masih dalam kandungan pasal 1 UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak. Sedangkan hak anak adalah bagian dari HAM yang wajib dijamin dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan Negara.  Indikator dari pelayanan ramah anak yakni SDM terlatih KHA, pusat informasi hak anak atas kesehatan, ruang bermain anak, penjangkauan kesehatan anak disekolah, LPSA, LPKA, dan PAUD-HI, tata laksana KTA, tersedia Ruang Asi, kawasan tanpa rokok dan sanitasi lingkungan yang sesuai standar,” jelas Narasumber panjang lebar.

Harapan setelah kegiatan ini adalah Kepala Puskesmas atau pengelola puskesmas yang bertanggung jawab diberi informasi tentang pengembangan puskesmas dengan pelayanan ramah anak, selanjutnya diharapkan mensosialisasikannya kepada seluruh tenaga kesehatan dipuskesmas. Dapat menyusun rencana kegiatan meliputi penyesuaian dan menyediakan sarana fisik dan peralatan untuk pelayanan kesehatan bagi anak, memastikan petugas dilatih tentang pemenuhan hak dan perlindungan anak, menggerakkan seluruh kegiatan agar intensif, membentuk atau membina dan mengembangkan UKM, memberdayakan orang tua serta keluarga dan masyarakat, membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan, dan memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung. (ig)

Tags: , , , ,