Dinkes Selenggarakan Sosialisasi Tentang TB

Dinkes Selenggarakan Sosialisasi Tentang TB

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok selenggarakan sosialisasi tentang penyakit TB (Tuberkulosis) pada masyarakat Kota Solok. Acara yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 26-27 november 2018 di aula Puskesmas Tanjung Paku dan Puskesmas Tanah Garam. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok yang diwakili oleh kasi P2P, Hj. Dice farida beserta stafnya. Narasumber pada acara ini disampaikan oleh dr. Wafda Aulia, Sp. Paru dari IDI Kota Solok dan Hj. Dice Farida dari Dinas Kesehatan Kota Solok. Jumlah peserta dalam acara sosialisasi ini sebanyak 130 orang terdiri dari masyarakat Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan.

Acara ini dibuka oleh kasi P2P yakni Hj. Dice Farida, beliau menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini agar Masyarakat dapat mengetahui tentang apa itu Tuberkulosis, bagaimana upaya masyarakat untuk pencegahan peningkatan kasus TB, masyarakat juga mampu mendeteksi dini anggota keluarga atau masyarakat di lingkungannya yang menderita TB, agar masyarakat bisa berinisiatif sendiri untuk memeriksakan dugaan TB ke puskesmas terdekat. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang langsung disebabkan oleh kuman TBC (Mycobaketerium tuberculosis). Pada penyakit tuberkulosis jaringan yang paling sering diserang adalah paru-paru (95,9 %), tetapi dapat juga mengenai tubuh lainnya. Gejala yang biasanya muncul adalah demam, batuk darah, batuk yang biasanya berlangsung lama dan produktif yang berdurasi lebih dari 3 minggu. Tuberkulosis merupakan penyakit lama yang masih menjadi pembunuh terbanyak di antara penyakit menular. Ada beberapa penyebab utama meningkatnya beban masalah TB yaitu kemiskinan, kondisi sanitasi, papan, sandang dan pangan yang buruk, beban determinan social yang masih berat, dan kegagalan program TB yang masih kurang berhasil, dan masalah kesehatan lain seperti gizi buruk, merokok, DM dan HIV.

Dilanjutkan dengan pemberian materi pertama langsung oleh Hj. Dice Farida, beliau menyampaikan apa yang dikatakan tentang tuberkulosisi (TB), apa saja tanda dan gejala dari TB tersebut yang lebih utama adalah batuk terus menerus dan berdahak selama 2 minggu atau lebih, dan gejala lainnya batuk bercampur darah, sesak nafas dan nyeri dada, badan lemah, nafsu makan berkurang, berat badan turun, rasa kurang enak badan (lemas), demam meriang berkepanjangan, berkeringat di malam hari walaupun tidak melakukan kegiatan. Bagaimana penularan dari TB tersebut, apa saja pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui masyarakat yang mengalami TB, bagaiamana pengobatannya, serta apa efek samping bila meminum obat TB. Serta bagaimana cara pencegahan dari penularannya.

Selanjutnya pemberian materi kedua oleh dr. Wafda Aulia, Sp. Paru, beliau menyampaikan bagaiaman cara peningkatan kader dalam menghadapi klien yang menderita penyakit TB, bagaiamana alur penjaringan suspek oleh kader. Kebijakan Operasional
Penanggulangan Tb Nasiona, aba beberapa strategi yang dilakukan untuk penanggulangan TB yakni Paradigma sehat, Peningkatan mutu pelayanan. Apa saja faktor yg mempengaruhi seseorang menjadi penderita TB. Perjalanan alamiah yg tidak diobati. Harapan dilaksanakannya sosialisasi ini nantinya agar masyarakat perlu memiliki pengetahuan tentang Tuberkulosis, Program pengendalian TB serta hal-hal lain yang mendukung terselenggaranya pelayanan pengendalian TB. Pelaksanaan Program TB telah berjalan cukup baik di Kota Solok, namun masih belum memenuhi target Nasional. (ig)

Tags: , , , ,