Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-54: Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi

Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-54: Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok selenggarakan sosialisasi dan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara dalam rangkaian pencanangan Inspeksi Visual Asamasetat (IVA) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 pada masyarakat Kota Solok, selama dua hari tanggal 21-22 November 2018 bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok dalam hal ini diwakili oleh Kabid Kesmas dan P2P dr. Pepy Lady Soffiany, dengan menghadirkan narasumber dr. Helwi Nofira, Sp.OG dan dr. Vandra Bina Riyanda, Sp. B dari IDI Kota Solok serta Hj. Dice Farida Kasi P2P Dinas Kesehatan Kota Solok. Peserta pada acara sosialisasi ini terdiri dari tokoh masyarakat, organisasi wanita, bundo kanduang dan masyarakat yang sudah menikah.

Hj. Dice Farida, menyampaikan “Penekanan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Solok. Masyarakat Kota Solok juga perlu mengetahui penting mendeteksi dini kanker leher rahim dan payudara ini bagi yang telah menikah usia 20-50 tahun kepuskesmas terdekat,” katanya.

dr. Pepy dalam sambutanya mengatakan “dengan mendeteksi secara dini faktor resiko kanker payudara dan kanker leher rahim melalui metode IVA meningkatkan upaya pengendalian faktor resiko kanker terutama pada kelompok masyarakat beresiko dan cara meningkatkan cakupan deteksi dini kanker di Kota Solok, saat ini cakupannya baru 40%,” ungkapnya.

dr. Helwi Nofira, Sp.OG, dalam pemaparannya menjelaskan “Kanker adalah penyakit tumor ganas yang dapat menyebar (metastasis) ke organ-organ yang lain dan menyebabkan kematian. Kanker servik adalah kanker yang menyerang leher rahim. Deteksi ini dapat mengurangi jumlah kematian akibat kanker karena jika kanker ditemukan pada stadium paling dini biasanya dapat diobati sebelum menyebar lebih jauh,” jelasnya.

Lanjutnya, IVA bertujuan untuk mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus-kasus yang ditemukan. Dengan IVA dapat diketahui kelainan yang terjadi pada leher rahim. Keuntungan IVA  dibandingkan dengan tes-tes diagnosa lainnya, lebih mudah, praktis, dapat dilaksanakan oleh seluruh tenaga kesehatan, alat-alat yang dibutuhkan sederhana, sesuai untuk pusat pelayanan sederhana,” kata dr Helwi.

“Kanker Payudara (KPD) adalah keganasan pada jaringan payudara yang dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulusnya. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Pengobatan kanker payudara dapat dilakukan secara medis. Pengobatan medis terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, dan kemoterapi dan obat penghambat hormon. Dengan menemukan adanya kanker secara dini maka kanker tersebut masih dapat disembuhkan, untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat kanker,” terang  dr. Vandra Bina Riyanda, Sp.B.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini nantinya masyarakat Kota Solok diharapkan mau memeriksakan deteksi dini dengan IVA difasilitas pelayanan kesehatan masing-masing dan dapat terhindar dari yang namanya kanker leher rahim dan kanker payudara serta pentingnya deteksi dini ini untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita. (ig)

Tags: , , , , , , , ,