Petani Serai Wangi Adakan Demonstrasi Percontohan Sajale

Petani Serai Wangi Adakan Demonstrasi Percontohan Sajale

Solok, (InfoPublikSolok) – Semangat petani serai wangi yang dikomandoi oleh Djanuardi patut ditiru. Keterbatasan lahan tidak menjadikan pensiunan pegawai kehutanan tersebut berputus asa untuk mengembangkan serai wangi. Berawal dari Program Kementerian Pertanian yang bernama Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai, Djanuardi terbersit ide untuk menciptakan program serupa yang memasukkan komoditas serai wangi.

Untuk itu, Kamis (22/11/18) bertempat di lahan dekat Jalan Lingkar Utara, Ketua Kelompok Agribisnis Serai Wangi beserta anggota yang didukung oleh Dinas Pertanian Kota Solok mengadakan Demonstrasi Percontohan Tumpang Sari antara Serai Wangi, Jagung dan Kedelai (Sajale).

Kegiatan ini diikuti lebih kurang 100 petani dari Kota Solok dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok, Drs. Dedi Asmar. Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Agribisnis Dinas Pertanian Kota Solok, Ir. Eka Yulmalida, Kepala Dinas Pangan yang diwakili oleh Wisra, S.Pt, Akademisi UMMY dan KTNA Kota Solok.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian yang diwakili oleh Ir. Eka Yulmalida mengatakan bahwa Pemerintah Kota Solok telah mengembangkan serai wangi sejak tahun 2006 dan telah ditetapkan sebagai satu komoditas unggulan Kota Solok yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Sumatera Barat dan Peraturan Walikota Solok.

“Minyak serai wangi Kota Solok memiliki mutu terbaik di Indonesia dengan kandungan Citronella 45-50% dan Geraniol 90-93% dan di atas standar mutu minyak serai wangi nasional yang hanya mengandung Citronella 35% dan Geraniol 85%. Standar mutu yang terbaik di Indonesia tersebut membuat Pemerintah Kota Solok memandang serai wangi mempunyai prospek untuk dikembangkan, bahkan untuk komoditas ekspor” lanjut Eka.

Djanuardi dalam eksposenya menyatakan serai wangi memiliki masa depan yang cerah. Bahkan dalam setiap kesempatan petani yang ahli membuat produk turunan dari minyak serai wangi ini menyatakan bahwa Pemerintah Kota Solok dapat meraup keuntungan dari serai wangi jika dikelola dalam bentuk BUMD.

Acara tersebut diakhiri dengan pencanangan dengan penanaman bersama tumpang sari serai wangi dengan jagung dan kedelai. (fa).

Tags: , , , ,