120 Pelajar SMP/MTs Ikuti Pesantren Kilat di Masjid Agung Almuhsinin

120 Pelajar SMP/MTs Ikuti Pesantren Kilat di Masjid Agung Almuhsinin

Solok, (InfoPublikSolok) – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, pelajar SMPN, SMP IT dan MTsN se-Kota Solok diberikan pendalaman agama melalui kegiatan pesantren kilat yang dipusatkan di Masjid Agung Almuhsinin. Kegiatan itu berlangsung selama enam hari dimulai tanggal 8 April hinga 13 April 2019.

Pembukan pesantren kilat yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan perwakilan Kantor Kemenang Kota Solok ini dibuka secara resmi oleh Kabag Kesra Heppy Dharmawan, Senin (8/4).

“Pesantren kilat yang dilaksanakan di kalangan siswa sangat bermanfaat terutama dalam membendung diri dari pengaruh dunia luar, apalagi dampak era globalisasi dan teknologi informasi jika tidak dilakukan filter bisa menghancurkan masa depan generasi muda,” kata Kabag Kesra, Heppy Dharmawan dalam sambutannya.

“Pemakaian obat terlarang dan pergaulan bebas (berpacaran) semakin mengkhawatirkan saat ini, oleh karenanya siswa-siswi perlu memperdalam pengetahuan keagamaan sehingga dapat menjauhi perbuatan yang dilarang agama,” tegasnya.

“Jika seorang siswa-siswi sudah terjebak dengan prilaku menyimpang itu, sangat sulit untuk keluar apalagi sudah ketergantungan, Makanya sejak dini, siswa siswi perlu memahami dampak buruk dari pemakaian obat terlarang, berpacaran dan juga sikap membantah kepada orang tua melalui pesantren kilat ini,” lanjutnya.

Panitia Pelaksana Kasubbag Pemberdayaan Masyarakat Bagian Kesra Setda, Dra. Hj. Etti Murni dalam laporannya menyebutkan pesantren kilat bagi siswa SMPN, SMP IT dan MTsN rutin dilaksanakan tiap tahun sebagai bentuk peningkatan keimanan, ketaqwaan para siswa.

Disebutkan, jumlah siswa yang mengikuti pesantren kilat sebanyak 120 orang siswa utusan dari sekolah yang ada dengan mendatangkan narasumber dari Padang Panjang.

Pada kesempatan itu, perwakilan Kemenag Kota Solok, Rabamis, S.Ag dalam sambutannya mengatakan banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan pesantren kilat, bukan hanya sekedar belajar tentang agama, melainkan siswa bisa berkreasi dan menebar karya yang pada hakekatnya tidak menyerah dalam meraih cita-cita.

Pesantren kilat yang dilaksanakan setiap tahun ini juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dengan menyediakan sarana prasarana.

Sejalan dengan itu, Pemko Solok melaui Bagian Kesra juga memperhatikan kesejahteraan guru MDTA/TPQ karena dengan melakukan perbaikan kesejahteraannya, guru MDTA/TPQ lebih serius melaksanakan tugas yang diberikan untuk mendidik anak-anak di Kota Solok. (bao)

Tags: , , ,