16 Penggalang Ramu SDN 03 Kampung Jawa Dilantik

16 Penggalang Ramu SDN 03 Kampung Jawa Dilantik

Solok, (InfoPublikSolok) – Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SDN 03 Kampung Jawa melantik enam belas anggota Penggalang Ramu Pramuka di Lapangan Kampus SDN 03 Kampung Jawa, Jum’at (16/8).

Dalam upaya meningkatkan kualitas gerakan pramuka di Gugus Depan (Gudep) 02.005/006 SDN 03 Kampung Jawa telah dilaksanakan pelantikan pramuka penggalang ramu sekaligus pelantikan dan serah terima pengurus dewan penggalang pada hari Jum’at(16/08). Aspit, S.Pd selaku Kepala Sekolah dan  Ka. Mabigus dalam arahan sekaligus pelantikan yang dilaksanakan di Kampus SDN 03 Kampung Jawa Kota Solok tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan Pramuka merupakan wadah pendidikan nyata bagi para siswa.

“Pramuka merupakan sarana untuk membuktikan sekaligus menerapkan teori-teori yang telah kita pelajari dalam kelas, terutama dalam aspek pengembangan karakter atau ahklak mulia siswa, sebagai contoh dalam pembelajaran kita belajar tentang tolong menolong. Di gerakan Pramuka akan kita jumpai kenyataanya, kita belajar tentang jiwa pengorbanan dan lainya-lanya di Pramuka kita dapat lansung mengaplikasikanya,” kata Ka. Mabigus yang juga kepala sekolah SDN 03 Kampung Jawa.

Penggalang Ramu tersebut dilantik oleh Ketua majelis bimbingan gugus depan, Aspit, S.Pd. Sebanyak 16 Penggalang Ramu dari SDN 03 Kampung Jawa.

Menurut Pembina Penggalang SDN 03 Kampung Jawa, Masykur, S.Pd, telah memiliki 16 Pramuka Ramu yang berasal dari  Delapan Pramuka Ramu Putra dan Delapan Pramuka putri.

Menurut Aspit, S.Pd, bagi SDN 03 Kampung Jawa, ini adalah angkatan pertama sehingga pelantikan Pramuka Ramu ini menjadi momen bersejarah bagi sekolah. Pramuka Ramu adalah teladan, mereka harus menjadi teladan sesama pramuka lain. “Di sekolah menjadi teladan bagi siswa lainnya, di rumah menjadi teladan bagi teman-teman di lingkungannya dan sebagai warga menjadi teladan bagi masyarakat, oleh karenanya seorang pramuka Ramu harus berperan aktif di sekolah dan di lingkungan rumahnya,” tuturnya.

Ketua majelis bimbingan gugus depan, Aspit, S.Pd mengatakan bahwa menjadi  penggalang ramu bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk didapat. Proses penilaian yang dilakukan minimal 25 Point  dan Maxsimal 30 Ponit pada Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dan penilaian lainnya. “Adik-adik sudah diambil janjinya, sudah berjanji pada Tuhan, negara, dan orang tua. Itu artinya ini bukan hanya sekedar ucapan oleh adik-adik, bukan hanya sekedar didengar oleh adik-adik, tapi harus dilaksanakan,” tegas Aspit.

Sesuai dengan misi Pramuka Kota Solok yang kreatif, mandiri, dan karakter Aspit S.Pd berharap Pramuka penggalang Ramu mempunyai kreativitas, karakter diri, karakter sosial, karakter bergaul. “Semoga kalian bisa menjadi anak-anak garuda, garuda Indonesia, karena adik-adik ini penerus bangsa, menjadi kader-kader bangsa yang tangguh,” harapnya.

Aspit, S.Pd juga mengucapkan terima kasih Pembina Gugus depan dan kepada orang tua yang sudah mengikuti dan membimbing anak-anak ini untuk menjadi seorang pramuka penggalang. Dari ratusan siswa sekolah hanya  enam belas orang yang bisa dilantik Pramuka penggalang Ramu. Karena menjadi  penggalang Ramu hanya menjadi teladan untuk diri sendiri tapi juga untuk lingkungan, keluarga, dan lain-lain. Karena beban yang berat, mereka harus memberikan contoh kepada teman-teman semua, terutama disiplin pakaian,” tutur Aspit, S.Pd.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Ibuk Hj. Inna Wahyuningsih , S.Pd.,MM mengucapkan selamat kepada para anggota Pramuka penggalang ramu SDN 03 Kampung Jawa yang telah dilantik penggalang Ramu. Penggalang ramu adalah tingkatan pramuka penggalang nomor 1 masih ada lagi tahap yang harus dilalui untuk bisa menjadi anggota Pramuka Garuda, yaitu Pramuka penggalang Rakit dan Pramuka penggalang Tarap, diharapkan siswa SDN 03 Kampung Jawa bisa menjadi Anggota Pramuka Garuda. “Melalui sambungan telepon genggam”. (js)

Tags: , , ,