441 Orang Siswa SMKN 1 Diberikan Motivasi Belajar Jelang Ujian Akhir

441 Orang Siswa SMKN 1 Diberikan Motivasi Belajar Jelang Ujian Akhir

Solok, (InfoPublikSolok) – Kelas XII tingkat SLTA sudah mulai menghadapi rangkaian ujian akhir, dimulai dari awal bulan Februari lalu sampai dengan pertengahan bulan April yang akan datang.

Agenda ujian yang akan dihadapi oleh siswa kelas XII SMKN 1 Solok adalah Ujian Praktik USBN pada tanggal 25 Februari sampai 2 Maret, Gladi Bersih UNBK/ Simulasi 3 pada tanggal 4-6 Maret, Ujian Sekolah 11-20 Maret, Ujian Nasional 25-28 Maret dan ditutup dengan Ujian Kompetensi Keahlian pada tanggal 8-10 April. Tentunya dengan rangkaian panjang agenda ujian tersebut akan membuat para siswa kehilangan fokus dan konsentrasi belajar mereka akan terganggu.

Rabu siang (20/2/2019) Bidang manajemen mutu sekolah dan bidang kurikulum menyuguhkan therapy motivasi belajar dengan format training kepada seluruh siswa siswi  kelas XII. Dengan menghadirkan motivator nasional bidang pendidikan yang dinaungi oleh sebuah perusahaan penerbit buku-buku pelajaran terkemuka. Motivasi belajar ini mengangkat tema ‘Menjadi siswa hebat dengan tepat’ yang dipresentasikan oleh Muhammad Zain Fuadi, MCH yang merupakan seorang Penulis, Assessor, Trainer, Counselor and Mind Therapist asal Surakarta, Jawa Tengah.

Sebelumnya training ini dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wilmafatra, M.Pd yang dalam sambutannya tersebut beliau menyampaikan, “Seluruh siswa diberikan motivasi atau kiat-kiat sukses dalam menghadapi US/UN yang dibantu oleh penerbit dari Erlangga dan SNMPTN yang diberi peluang sebanyak 110 orang tetapi hanya lolos sebanyak 80-an orang siswa, mudah-mudahan bagi siswa yang berminat untuk kuliah namun tidak lulus melalui jalur SNMPTN bisa tetap kuliah melalui jalur SBNPTN dan jalur mandiri. Sehingga dengan diselenggarakan kegiatan ini seluruh siswa mendapat kiat sukses lulus US/UN dan diterima di perguruan tinggi negeri unggulan,” jelas Wakepsek.

Dalam training therapy ini, pemateri M. Zain Fuadi, menyampaikan diawal pertemuannya syarat untuk mengikuti kegiatan ini adalah fokus dan fokus ini dimulai dengan keteraturan.

Training ini disajikan dengan beberapa tahap, Pada tahap awal siswa diajak untuk membuka diri dengan melihat beberapa rangkaian video yang memaparkan aktifitas yang dilakukan oleh pelajar pada umumnya.

Tahap kedua siswa mulai diarahkan kepada penyebab-penyebab kegiatan yang menyita waktu sia-sia dan tidak bermanfaat. Tahap berikutnya, siswa diajak untuk mengontrol kegiatan diri sendiri dengan mengatur kegiatan yang positif dan ikhlas untuk berubah. Dan tahap akhir ditutup dengan therapy psychologies dimana pada tahap ini hampir menyerupai dengan kegiatan muhasabah diri dan melangkahkan kaki ke arah perubahan yang lebih baik serta meninggalkan perilaku negatif yang telah berlalu. (as)

Tags: , , ,

%d blogger menyukai ini: