750 Kg Bawang Putih Ludes Saat Operasi Pasar

750 Kg Bawang Putih Ludes Saat Operasi Pasar
??????

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka memberikan kemudahaan bagi masyarakat dan pegawai, Dinas Pangan menggelar kegiatan operasi pasar yang berlangsung dilingkungan balai Kota Solok, Selasa (18/02).

Kegiatan Operasi Pasar (OP) khusus untuk komoditas Bawang putih,  merupakan agenda kegiatan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat kerjasama dengan Dinas Pangan Kota Solok. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari Undang Undang no.18 tahun 2012 tentang pangan pada Bab V poin 2 yang berbunyi “ Dalam mewujudkan keterjangkauan pangan, Pemerintah dan Pemerintah daerah melaksanakan kebijakan Pemerintah dibidang distribusi, pemasaran, perdagangan, stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok dan bantuan pangan pokok.”

Berdasarkan hal tersebut, Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga pangan khususnya untuk komoditas bawang putih. Saat ini harga bawang putih dipasaran berkisar antara Rp. 40.000,- hingga Rp. 45.000,-/Kg. Sementara harga Operasi pasar Rp. 32.000,-/kg.

Ir.Kusnadi menjelaskan,  ” Kegiatan kegiatan seperti ini  akan terus dikembangkan untuk sepuluh komoditas pangan, dengan tujuan untuk stabilisasi harga dan membantu masyarakat kita. Saat ini komoditas OP khusus bawang putih saja, namun kedepan diharapkan komoditas pangan  lainnya agar tercipta  kedaulatan pangan.” ujar Kadis Pangan.

Lebih lanjut Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan. Ir.Efrizal Hasdi.” Oprasi Pasar akan dilakukan selama harga komoditas pangan khususnya 10 bahan pokok menimbulkan keresahan dimasyarakat, dan tujuannya bukan menjatuhkan harga di pasaran. Selama ini kita tetap kerjasama dengan Bulog Cabang Solok, untuk komoditas gula, minyak goreng, beras,telur dan daging dengan harga dibawah pasaran, ” tambah Kepala Bidang.

Lokasi Operasi Pasar (OP) dari jam 08.00 wib sd 10.00 wib adalah dilingkungan Balaikota Solok dan jam 10.00 wib sd 17.00 wib didepan Taman Syech Kukut Kota Solok. Jumlah yang terjual dari stok 1 ton adalah 750 Kg. Hal ini menandakan adanya antusias masyarakat terhadap pangan yang terjangkau dan berkualitas. Semoga ke depannya pemerintah akan lebih tanggap  terhadap fluktuasi harga pangan pokok, dengan turun langsung untuk stabilisasi harga, sehingga gejolak harga yang tinggi tidak sampai terjadi.  (rab)

Tags: , , , , , , ,