Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

8 Negara Kunjungi Sumbar untuk Knowledge Sharing Program

8 Negara Kunjungi Sumbar untuk Knowledge Sharing Program

Padang, (Info Publik Solok) – Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar hadiri pembukaan kegiatan Knowledge Sharing Program (KSP) Tahun 2023 di Auditorium Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Senin (11/09).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono dan Chief JICA Indonesia, Takehiro Yasui.

Kegiatan itu diadakan di Provinsi Sumatera Barat pada Tanggal 10 sampai dengan 15 September 2023 dengan peserta berasal dari 8 (Delapan) Negara yakni Cambodia, Kenya, Tajikistan, Timor Leste, Laos, Vietnam, Thailand, dan Madagaskar.

Turut hadir, Kepala OPD terkait lingkup Pemprov Sumbar, Direktur RSUP M.Jamil, Direktur RSJ HB Sa’anin, Direktur RSAM Bukittinggi, Direktur RS Pariaman, Direktur RS M.Natsir, Direktur RS Paru, Ketua IDI, IDAI, POGI, IBI, Persagi serta seluruh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat.

Seperti diketahui, dalam upaya peningkatan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) mengadakan program pengembangan kapasitas melalui kegiatan Knowledge Sharing Program (KSP) on Maternal and Child Health Handbook ‘Empowering Family on Continuum of Care for Maternal, Newborn and Child Health through Collaboration across Sectors by using MCH Handbook’ (Pemberdayaan keluarga dalam pelayanan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak yang berkesinambungan melalui kolaborasi lintas sektor menggunakan buku KIA).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Sumbar kepada 8 Negara peserta KSP. Adapun tujuan kegiatan ini untuk menjamin kelangsungan hidup anak melalui penurunan angka kematian bayi baru lahir serta menjamin tumbuh kembang anak secara optimal.

Pemprov Sumbar telah menjadikan buku KIA sebagai instrumen yang sangat membantu melalui pemberdayann keluarga dan masyarakat, bahkan mulai dari Tahun 1994.

” Buku KIA merupakan buku satu-satunya pencatatan kesehatan ibu dan anak. Peningkatan kesehatan ibu dan anak sesuai harapan Sumbar dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan yang tertuang dalam RPJMD Sumbar 2021-2026,” sampai Mahyeldi.

Selanjutnya, diharapkan kegiatan ini dapat untuk menjamin kehidupan yang sehat dan kesejahteraan penduduk segala usia sesuai RPJMD Sumbar poin pertama itu.

Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes RI, secara khusus kepada Wakil Menkes yang hadir langsung hari ini yang telah memilih Provinsi Sumatera Barat sebagai locus pembelajaran buku KIA.

” Selamat bertugas dan melakukan kerja di Sumatera Barat, semoga dapat memberikan hasil yang terbaik,” pungkasnya. (dd)

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.