Anggota BPSK Periode 2018 – 2022 Kota Solok Terbentuk

Anggota BPSK Periode 2018 – 2022  Kota Solok Terbentuk

Solok, (InfoPublikSolok) – Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindag Propinsi Sumatera Barat, Asben Hendri melantik anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Solok Periode 2018 – 2022 , Kamis (12/04), di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sumatera Barat. Anggota yang dilantik sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 3 (tiga) unsur pemerintah yaitu Deni Hariatis SH, MH, Emil Reza Razali, S.Si, A.Pt dan Dody Amril, ST, 3 (tiga) unsur konsumen yaitu Yanton, SH, Diki Asnur, S.Pdi dan Nazaruddin Jon dan 3 (tiga) pelaku usaha yaitu Eka Hendrayani, SE, MM, Imelda SS dan Rita Yusfaria, ST.

Anggota BPSK yang dilantik ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Dinas Perinndustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat berupa seleksi tulis dan wawancara oleh Panitia seleksi yang independen untuk diusulkan oleh Gubernur kepada Menteri Perdagangan dengan menetapkan Surat Keputusan Pengangkatan Anggota BPSK.

Dari liputam MC Kota Solok sehari setelah pelantikan , Jumat (13.04) melalui rapat anggota di Dinas Perdagangan dan KUKM Kota Solok menetapkan saudara Dodi Amril, ST yang merupakan anggota BPSK dari unsur Pemerintah dilantik sebagai ketua BPSK Kota Solok periode 2018 – 2022.

Tugas pokok Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sesuai dengan undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen adalah menangani dan menyelesaikan sengketa antara pelaku usaha dan konsumen. Adapun fungsi BPSK adalah menangani dan menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan dengan jabaran tugas dan kewenangan BPSK sebagai berikut melaksanakan penanganan dan penyelesaian sengketa konsumen dengan cara konsiliasi, mediasi dan arbitrase, memberikan kontribusi perlindungan konsumen, melakukan pengawasan terhadap pencantuman klausula baku, melaporkan kepada penyidik umum apabila terjadi pelanggaran ketentuan dalam UU nomor 8 tahun 1999, menerima pengaduan baik tertulis maupun tidak tertulis dari konsumen tentang terjadinya pelanggaran terhadap perlindungan konsumen, melakukan penelitian dan pemeriksaan sengketa perlindungan konsumen.

Selain itu BPSK juga berwenang memanggil pelaku usaha yang diduga telah melakukan pelanggaran terhadap perlindungan konsumen, memanggil dan menghadirkan saksi, saksi ahli dan atau setiap orang yang dianggap mengetahui pelanggaran terhadap UU nomor 8 tahun 1999, meminta bantuan penyidik untuk menghadirkan pelaku usaha, saksi, saksi ahli atau setiap  orang sebagaimana dimaksud pada huruf g dan h yang tidak memenuhi panggilan BPSK, Mendapatkan,meneliti dan atau menilai surat.dokumen, atau alat bukti lain guna penyidikan dan atau pemeriksaan, Memutuskan dan menetapkan ada atau tidaknya kerugian dipihak konsumen, memberitahukan putusan kepada pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terhadap perlindungan konsumen, dan menjatuhkan sanksi administrative kepada pelaku usaha yang melanggar ketentuan UU nomor 8 tahun 1999.

Saat di wawancarai Info Publik Solok, Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM Dedy Asmar mengatakan, dengan terbentuknya BPSK Kota Solok periode 2018 – 2022 ini diharapkan, konsumen yang bersengketa dengan pelaku usaha bisa langsung datang ke sekretariat BPSK Kota Solok di Dinas Perdagangan dan KUKM sesuai dengan domisili dengan membawa permohonan penyelesaian sengketa, mengisi form pengaduan dan berkas-berkas/dokumen yang mendukung pengaduannya, ungkapnya.

Lebih lanjut Dedy Asmar mengatakan, pihak-pihak yang berperkara di BPSK tidak dikenai biaya perkara alias gratis, prosedur pengaduan konsumen cukup mudah, yaitu membawa barang bukti atau bukti pembelian/pembayaran, dan kartu identitas (KTP) dengan mengisi formulir pengaduan disediakan di sekretariat BPSK. Proses selanjutnya pihak BPSK akan melakukan pemanggilan pada pihak-pihak yang bersengketa guna dipertemukan dalam Prasidang. Dari Prasidang itu bisa ditentukan langkah selanjutnya apakah konsumen dan pelaku usaha masih bisa didamaikan atau harus menempuh langkah-langkah penyelesaian yang telah ditetapkan, ungkapnya mengakhiri. (id).

Tags: , , ,