Di Bawah Rintik Hujan, Langkah Iman Tetap Menuju Masjid Irsyadunnas
Solok (InfoPublikSolok) – Malam itu, hujan turun membasahi Kota Solok dengan ritme yang tenang dan syahdu. Rintiknya menyentuh jalanan, atap rumah, dan lorong-lorong kota, seolah menjadi pengiring sunyi bulan yang penuh ampunan. Namun hujan tak pernah menjadi penghalang bagi Hati yang terpanggil.
Dengan langkah mantap dan niat yang teguh, warga Kelurahan PPA tetap menyusuri basahnya malam menuju Masjid Irsyadunnas. Di bawah payung dan langit yang muram, cahaya Masjid justru terasa semakin hangat menjadi pelita bagi jiwa-jiwa yang merindukan Sujud dan Do’a.
Sebab bagi mereka, hujan hanyalah air yang jatuh dari langit. Sementara panggilan Tarawih adalah panggilan Iman, yang tak pernah surut oleh cuaca.
Memasuki hari kedua Tim IV Safari Ramadan (TSR) 1447 H, Pemerintah Kota Solok kembali menegaskan arah transformasi pembangunan daerah dari ruang ibadah. Kunjungan ke Masjid Irsyadunnas, Kelurahan PPA, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan capaian dan komitmen pemerintah kepada masyarakat, Minggu (22/02/2026).
Sekretaris Daerah Kota Solok, Dr. Desmon, M.Pd, memimpin langsung rombongan TSR. Hadir pula anggota DPRD Kota Solok Hendra Saputra yang mewakili tim untuk memperkenalkan anggota TSR dan memaparkan sejumlah capaian pemerintah daerah. Turut mendampingi Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY), perwakilan Bank Negara Indonesia (BNI), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Umum, Sekretaris Dinas PMDPPKB, serta awak media. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan bahwa pembangunan Kota Solok dijalankan secara kolaboratif.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Solok menyerahkan bantuan sebesar Rp4 juta untuk mendukung operasional Masjid Irsyadunnas. Bantuan ini diharapkan semakin menguatkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan moral, dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan
Di hadapan jamaah, Sekda memaparkan capaian strategis selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok. Tahun pertama disebut sebagai fase peletakan fondasi transformasi daerah.
Di sektor Kesehatan, komitmen Universal Health Coverage (UHC) terus dipertahankan guna memastikan layanan kesehatan yang merata. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan juga menjadi wujud keberpihakan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Pada bidang Pendidikan, Program seragam sekolah gratis dinilai mampu meringankan beban orang tua sekaligus memperluas akses pendidikan yang inklusif. Penguatan ketahanan kebencanaan pun terus dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana.
Selain itu, pemerintah mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru, memperkuat infrastruktur kota lewat program revitalisasi Taman Syech Kukut.
“Yang kita bangun bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Kota Solok. Satu tahun ini adalah fondasi. Ke depan, kita percepat langkah transformasi,” ujar Hendra.
Menindaklanjuti berbagai permasalahan yang berkembang terutama menyangkut penyediaan air bersih dan lampu jalan, Pemerintah siap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan cara yaitu memberikan secara cuma cuma air ke seluruh Masjid dan Musola serta akan memperbaiki berbagai kerusakan yang saat ini terjadi dibeberapa titik lampu jalan.
Safari Ramadan tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang komunikasi dua arah yang terbuka. Aspirasi masyarakat diserap secara langsung, sementara capaian pembangunan disampaikan secara transparan.
Dengan semangat Ramadan, Pemerintah Kota Solok meneguhkan komitmen membangun kota yang religius, inklusif, dan berdaya saing menuju Solok yang semakin madani dan sejahtera.























