Porprov XVI Sumbar Berlangsung di Sejumlah Daerah, Ini Venue Pertandingannya

Porprov XVI Sumbar Berlangsung di Sejumlah Daerah, Ini Venue Pertandingannya

Solok, InfoPublikSolok – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 berlangsung dengan konsep tuan rumah bersama, sehingga pertandingan berbagai cabang olahraga tersebar di sejumlah kabupaten dan kota dengan jadwal serta venue yang berbeda.

Porprov XVI Sumbar secara umum berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Kepastian jadwal tersebut telah ditetapkan melalui keputusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sementara pembagian tuan rumah bersama, cabang olahraga dan jadwal pertandingan diatur lebih lanjut melalui ketentuan teknis penyelenggaraan.

Dengan sistem tersebut, sejumlah pertandingan telah berlangsung sebelum maupun bersamaan dengan rangkaian pembukaan resmi. Karena itu, atlet, official, kontingen maupun masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan perlu mencermati jadwal masing-masing cabang olahraga sebelum menuju lokasi pertandingan.

Kota Solok menjadi salah satu daerah yang dipercaya sebagai tuan rumah bersama Porprov XVI Sumbar 2026. Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan di beberapa venue yang telah disiapkan di Kota Solok.

Cabang olahraga yang dijadwalkan berlangsung di Kota Solok antara lain:

  • Aero Sport, 2–14 Oktober 2026, Puncak Bidadari.
  • Angkat Berat, 2–14 Oktober 2026, Gedung Kubuang 13.
  • Angkat Besi, 2–14 Oktober 2026, Gedung Kubuang 13.
  • Taekwondo, 2–14 Oktober 2026, GOR Alimin Sinapa.
  • Hapkido, 2–14 Oktober 2026, GOR Alimin Sinapa. 

Selain Kota Solok, sejumlah kabupaten dan kota lainnya juga menjadi tuan rumah pertandingan. Di Kota Padang, antara lain berlangsung cabang Atletik pada 6–14 Oktober di Trek Atletik UNP Air Tawar, Biliar 5–12 Oktober di Labewa, Basket 5–13 Oktober di GOR Prayoga/HTT, Handball 3–12 Oktober di Rafhely Futsal, Panahan 1–5 Oktober di Lapangan Panahan Semen Padang, serta Tenis Lapangan 4–11 Oktober di Lapangan Tenis Indoor UNP Lantai 1.

Kota Padang juga menjadi lokasi sejumlah cabang olahraga lainnya, termasuk e-Sport, Floorball, Dayung, Gulat, Petanque, Muaythai, Sambo, Gymnastik, Gateball, Balap Motor, Akuatik, Bridge dan Tenis Meja.

Di Kota Bukittinggi, pertandingan antara lain meliputi Dance Sport, Pickleball dan Wushu. Sementara Kota Pariaman menjadi lokasi pertandingan Sepatu Roda, Teqball dan Soft Tenis.

Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi tuan rumah sejumlah cabang, antara lain Surfing, Kabaddi, MMA, Judo dan Cricket. Sementara Kota Sawahlunto menjadi lokasi pertandingan Kempo.

Adapun Kabupaten Padang Pariaman menjadi lokasi pertandingan Sepak Bola, Tarung Derajat, Woodball dan Panjat Tebing, sekaligus dijadwalkan menjadi lokasi penutupan Porprov XVI Sumbar pada 14 Oktober 2026.

Pertandingan juga tersebar di Kabupaten Tanah Datar, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok, dengan masing-masing daerah menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga yang telah ditetapkan.

Dengan tersebarnya lokasi pertandingan, jadwal pertandingan pada masing-masing cabang olahraga dapat memiliki pengaturan teknis yang berbeda. Bahkan, terdapat cabang olahraga yang mengalami penyesuaian jadwal dari rencana sebelumnya.

Karena itu, atlet, official, kontingen dan masyarakat diimbau untuk tidak hanya berpedoman pada jadwal umum Porprov, tetapi juga mengikuti informasi terbaru yang disampaikan panitia pelaksana dan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga.

Sistem tuan rumah bersama yang diterapkan pada Porprov XVI Sumbar menjadi bagian dari upaya melibatkan lebih banyak daerah dalam penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi. KONI Sumbar sebelumnya menjelaskan bahwa pembagian lokasi pertandingan dilakukan melalui koordinasi dan verifikasi kesiapan venue di berbagai daerah.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pertandingan, informasi mengenai cabang olahraga, tanggal dan venue menjadi hal penting untuk diperhatikan agar dapat datang pada waktu dan lokasi yang tepat.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi atlet dari 19 kabupaten dan kota, tetapi juga menjadi momentum bagi daerah-daerah tuan rumah untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan olahraga tingkat provinsi sekaligus mendukung perjuangan para atlet Sumatera Barat.


Komentar

Tinggalkan komentar