Bahaya Gadget Bagi Siswa/i SMP Kota Solok

Bahaya Gadget Bagi Siswa/i SMP Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Solok rayakan HUT dengan memberikan penyuluhan bahaya gadget pada remaja siswa/i SMP di Kota Solok tahun 2020, Selasa (17/3/2020) di aula SMP Negeri 2 Kota Solok. Acara ini dihadiri oleh Walikota Solok dalam hal ini diwakili oleh Jefrizal, Ketua DPW PPNI Sumatera barat Sunardi dan Ketua DPD PPNI Alita Devi, beserta seluruh perawat di Kota Solok.

Dalam memperingati HUT PPNI ke-46, para perawat Kota Solok yang tergabung dalam PPNI sebelumnya juga telah melakukan pengabdian masyarakat berupa senam massal dan memberikan contoh enam langkah cara mencuci tangan yang benar, serta memberikan penyuluhan bahaya gedget yang dilakukan di tiga sekolah menengah di kota solok, yaitu SMPN2, SMPN 5, dan SMPN 1.

Dalam sambutannya Jefrizal mengatakan pelayanan keperawatan kepada klien dilakukan secara bertanggungjawab, akuntable, bermutu dan aman merupakan kunci dalam mewujudkan peningkatan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya  demi tercapainya Indonesia sehat pada umumnya dan masyarakat Kota Solok pada khususnya sehingga Kota Solok Sehat Serambi Madinah dapat terwujud.

”Perawat Hebat, Rakyat Sehat” sebagai tema HUT PPNI ke-46 kali ini,  Perawat hebat adalah perawat yang terampil, cerdas, baik, komunikatif dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik sesuai dengan kode etik keperawatan, Rakyat merupakan sarana pelayanan keperawatan yang disebut Klien,” ujar Jefrizal.

Pada kesempatan ini kami juga  berterimakasih untuk dedikasi perawat yang telah melaksanakan sosialialisasi mencuci tangan dengan enam langkah pada moment car free day hari minggu kemarin, diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat dapat mengaplikasikan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam lingkungannya, hal ini dikarenakan merebaknya informasi tentang penyebaran Virus COVID-19 atau CORONA melalui berbagai cara, diantaranya: Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan, sehingga kegiatan PHBS menjadi cara ampuh menekan angka penyebaran virus penyakit.

Pada kesempatan ini, juga akan dilakukan sosialisasi bahaya gadget bagi pelajar oleh PPNI, sisi positif dan negatif dari kemajuan teknologi tidak dipungkiri dapat berimbas keseluruh lini termasuk pelajar. Oleh karena itu diharapkan sikap yang bijak dalam menerima arus informasi dalam gadget agar tidak membawa pengaruh buruk dan prilaku negatif nantinya. Semoga dengan eksistensi dan dukungan positif yang dilakukan oleh PPNI, guna meningkatkan derajat kesehatan khususnya bagi masyarakat Kota Solok dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi bahaya gedget oleh Ns.Novi  Herawati ,Sp.Kep.JIWA beliau menjelaskan gadget berfungsi untuk memudahkan atau membuat lebih praktis, dengan rancangan canggih, gedget adalah stimulator yang paling dominan dalam menampilkan pornografi, anak remaja pada umumnya tidak menyadari bahwa mereka mendapatkan pornografi melalui gadget. Alasan utama anak melihat media pornografi karena tidak sengaja, dampak negatif bagi fisik yaitu penglihatan terganggu, sakit kepala, pendengaran terganggu, kelainan postur tubuh, daya tangkap menurun, obesitas, resiko gagal jantung dini dan sulit tidur.

“Adapun efek positif gadget pada anak yaitu anak pintar memilih informasi, cepat mengambil keputusan, berpikir kreatif dan kebiasaan baik seperti dengan games yang tepat si kecil juga dapat meniru kebiasaan-kebiasaan baik. Yang harus dilakukan saat ini yaitu meningkatkan keimanan beribadah, usahakan selalu memiliki aktifitas positif, sadari bahaya gedget, terapkan disiplin, teliti dalam memilih, optimalkan gadget untuk hal positif dan perbanyak do’a pada allah swt agar selalu dilindungi,” tutur Novi.

Untuk kemeriahan acara, disediakan juga banyak doorprise untuk anak-anak remaja siswa/i yang mengikuti acara penyuluhan ini, maju terus perawat indonesia, perawat hebat, masyarakat sehat. (es)

Tags: , , , , , , , , , ,