Bantu Pelaku Usaha Lokal, Dinas Pangan Serahkan Alat Pengolahan Pangan

Bantu Pelaku Usaha Lokal, Dinas Pangan Serahkan Alat Pengolahan Pangan

Solok, (InfoPublikSolok) –  Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Solok untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahan pangan lokal.

Salah satunya dilakukan Dinas Pangan Kota Solok dengan pemberian paket bantuan berupa sarana dan prasarana pengolahan pangan lokal, bertempat di Dinas Pangan Kota Solok, Jumat (17/5/2019).

Sasaran bantuan ini adalah 3 (tiga) orang pelaku usaha pada dua kelompok tani di Kota Solok dengan tujuan untuk melengkapi peralatan dan meningkatkan produksi pelaku usaha pangan lokal.

Adapun penerima bantuan dimaksud berasal dari Kelompok Tani Karya Nyata Kelurahan Tanah Garam dengan pelaku usaha Yance Mirna dan Yurnani, masing-masing menerima bantuan berupa Mesin Perajang Ubi, Kuali Alumunium, Kompor Gas, Mesin Penggiling Ubi, Baskom Stainless dan Timbangan Digital 3 kg.

Berikutnya penerima bantuan dari Kelompok Tani Keluarga Sepakat Kelurahan Kampung Jawa adalah Endang Sulastri, menerima bantuan berupa Mesin Perajang Ubi, Kuali Alumunium, Blender, Mesin Penggiling Daging, Baskom Stainless dan Ampia. Perbedaan bantuan didasarkan pada perbedaan produk yang dihasilkan.

Menurut Kepala Dinas Pangan, Ir. Kusnadi, MM, diharapkan dengan pemberian bantuan ini lebih meningkatkan jumlah produksi dan ragam atau variasi dari produk dan alat ini berguna untuk meningkatkan minat usaha terutama untuk pangan lokal.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pangan mengharapkan, dengan kegiatan ini nantinya tidak susah lagi mendapatkan produk pangan lokal yang menjadi ciri khas Kota Solok.

Sementara itu Kepala Bidang Konsumsi, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan, Ir. Yurmiati, MM menambahkan alat–alat yang diberikan saat ini merupakan stimulan usaha, diharapkan ke depannya usaha pangan lokal berkembang dan menghasilkan produk yang bisa bersaing dengan produk tempat lain.

“Kita harus melahirkan kembali budaya konsumsi bahan pangan yang tumbuh dan ada di sekitar kita, karena produk tersebut lebih sehat dan mengandung nilai gizi yang baik,” sambung Kadis Pangan selesai membagikan paket bantuan.

“Kurangi konsumsi beras dan terigu, karena kedua komoditas tersebut jika dikonsumsi berlebih akan berdampak kurang baik bagi tubuh. Perbanyak konsumsi buah dan sayur dan mengganti karbohidrat dengan umbi-umbian selain beras akan menghindarkan kita dari penyakit degeneratif,” tutupnya. (rab)

Tags: , , ,