Bantu Sektor Pendidikan, Kominfo Bangun 501.111 Titik Layanan Publik

Bantu Sektor Pendidikan, Kominfo Bangun 501.111 Titik Layanan Publik

Jakarta, (InfoPublikSolok) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membangun 501.112 titik layanan publik yang tersebar diseluruh Indonesia. Tujuannya, dapat membantu proses belajar daring di wilayah pelosok untuk mendapatkan akses telekomunikasi yang berkualitas.

Mengingat, di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) akses komunikasi menjadi tulang punggung dalam aktivitas produktif masyarakat.

“Jumlah total titik layanan publik yang sudah dibangun mencapai 501.112 titik,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo melalui Webinar Optimalisasi Teknologi Informasi bagi Tenaga Pendidik Madrasah, pada Selasa (29/9/2020).

Dari jumlah pembangunan tersebut, titik layanan publik akses telekomunikasi yang disediakan paling banyak pada fasilitas pendidikan yakni sekolah dan pesantren sebanyak 380.979 titik, fasilitas pemerintah daerah (pemda) yang mencapai 90.541 titik, fasilitas kesehatan mencapai 15.404 titik, dan fasilitas keamanan yang mencapai 14.188 titik.

“Kita memasuki ke pesantren yang membutuhkan kita prioritaskan saat ini,” katanya.

Tak hanya itu, Kementerian Kominfo juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh operator seluler untuk memberikan potongan harga kepada masyarakat terdampak Covid-19. Termasuk kepada peserta didik dan pendidik yang melakukan pembelajaran jarak jauh saat ini.

Tercatat, setiap bulannya para operator ikut berkontribusi dalam bentuk potongan harga selama pandemi bentuk yang diberikan antara lain: Telkomsel memberikan diskon sebesar Rp1,4 triliun, Telkom Fixed memberikan diskon sebesar Rp156 miliar, Indosat Rp130 miliar, XL Axiata sebesar Rp82 miliar, Smart Telekom sebesar Rp50 miliar, H3I (Tree) sebesar Rp3 miliar, dan Sampurna Telekom Rp2 miliar.

“Ini peran kami dalam berkolaborasi bersama dengan operator seluler dalam membantu masyarakat yang terdampak, khususnya sektor pendidikan,” tutupnya. (lk)

Tags: , , , , ,