Bawaslu Kota Solok Berikan Saran Perbaikan dalam Rakor Data Pemilih

Bawaslu Kota Solok Berikan Saran Perbaikan dalam Rakor Data Pemilih

Solok, (InfoPublikSolok) – Bawaslu Kota Solok memberikan saran perbaikan dalam acara Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB),  bertempat di ruang pertemuan Kantor KPU Kota Solok.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua, Anggota, dan Sekretariat KPU Kota Solok, Anggota Bawaslu Kota Solok Divisi Pengawasan, Polres Solok Kota, Kodim 0309 Solok, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Solok, Lapas Kelas II B Solok, Camat Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan, Lurah Se-Kota Solok, KUA Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan serta Partai Politik Tingkat Kota Solok, Kamis (23/6).

Dalam acara ini Ketua KPU Kota Solok Asraf Danil H dan Divisi Data KPU Kota Solok menjelaskan tentang progres Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2022.

Berdasarkan Pengumuman KPU Kota Solok Nomor : 61/PL.02.1/1372/2022 tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2022 Periode Mei Tahun 2022 adalah: Laki-laki : 24.524 Pemilih, Perempuan: 25.239 Pemilih, Jumlah: 49.763 Pemilih.

KPU Kota Solok juga melakukan sosialisasi tentang aplikasi lindungi hakmu mobile, dimana aplikasi ini adalah berbasis webdesk dan mobile dalam pemutakhiran data pemilih. Masyarakat dapat mengakses aplikasi ini dengan mengunduhnya pada aplikasi Google Play Store.

Fitur dalam aplikasi ini bisa dilakukan cek status pemilih/cetak NIK, rekapitulasi daftar pemilih, daftar menjadi pemilih baru, ubah data pemilih dan pelaporan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh masyarakat dan Bawaslu.

KPU Kota Solok akan memberikan password kepada Bawaslu dan Partai Politik Tingkat Kota Solok untuk dapat mengakses aplikasi ini sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Aplikasi Mobile Lindungihakmu.

Pada kesempatan itu, Anggota Bawaslu Kota Solok, Budi Santosa memberikan apresiasi dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak dalam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU Kota Solok.

Bawaslu Kota Solok telah memberikan saran perbaikan terkait potensi pemilih baru berumur 17 tahun, penduduk/pemilih yang meninggal dunia, penduduk/pemilih beralih status dari sipil menjadi anggota TNI/Polri dan sebaliknya dari anggota TNI/Polri beralih status menjadi sipil (purnabhakti/pensiun), belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, serta penduduk yang secara administrasi kependudukan telah melakukan perubahan nama/alamat domisili.

Informasi dan data ini diperoleh dari hasil koordinasi, audit sampel dan uji petik di Kantor Lurah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III (Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kota Solok), Polres Solok Kota, Kodim 0309 Solok, Camat, Lurah, KUA, Pengadilan Negeri Solok serta masukan dari masyarakat.

Tujuan Pengawasan PDPB oleh Bawaslu adalah dalam rangka mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir dan komprehensif.  “Kita berharap pada Pemilu 2024 tidak ada lagi persoalan tentang data pemilih ini,” sebutnya.

Bawaslu Kota Solok juga meminta kepada KPU Kota Solok agar segera menyampaikan pemberitahuan resmi secara administrasi terkait hak akses Aplikasi Mobile Lindungihakmu kepada Bawaslu dan Partai Politik, dengan merujuk pada Surat Edaran KPU RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Aplikasi Mobile Lindungihakmu. (si)

Tags: ,