Percepat Pembangunan Rumah Terdampak Bencana, Pemko Solok Cek Kesiapan Lahan
Solok, InfoPublikSolok - Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) melakukan survei kesiapan lokasi pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Payo, Kelurahan Tanah Garam, Jumat (10/4).
Survei dilakukan untuk memastikan kondisi lahan telah siap sebelum penyaluran bantuan bahan bangunan, sehingga proses pembangunan dapat segera dilaksanakan tanpa hambatan.
Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok, Hanif, mengatakan peninjauan ini penting untuk menjamin kesiapan teknis di lapangan, mengingat pembangunan harus segera dimulai setelah bantuan diserahkan.
“Setelah bahan bangunan disalurkan, pembangunan harus langsung berjalan. Kita juga dikejar target waktu hingga pelaporan pada bulan Juni,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Lili Andriani, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, lahan pembangunan rumah milik Afrizal telah mulai dipersiapkan, termasuk perataan lahan dan penggalian pondasi.
Namun demikian, akses menuju lokasi masih menjadi tantangan karena hanya dapat dilalui melalui jalan setapak.
“Lokasi sudah mulai siap, namun karena keterbatasan bantuan sebesar Rp65 juta, pemilik rumah perlu melibatkan gotong royong warga untuk mengangkut material dari jalan utama ke lokasi pembangunan,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila kesiapan lahan telah terpenuhi dan pemilik rumah menyatakan kesediaan, maka bantuan bahan bangunan akan segera disalurkan agar pembangunan dapat segera dilaksanakan.
Selain memastikan kesiapan pembangunan, survei ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana ke depan. Pemerintah mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek keamanan lokasi, mengingat sebagian warga masih membangun rumah di area rawan seperti tepi tebing.
Pemerintah Kota Solok berharap, melalui langkah ini, pembangunan rumah tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu mengurangi risiko dampak bencana di masa mendatang serta memberikan hunian yang lebih aman bagi masyarakat.






















