Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, Siswi SMA Negeri 1 Kota Solok Ikuti Sosialisasi Kanker Serviks

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, Siswi SMA Negeri 1 Kota Solok Ikuti Sosialisasi Kanker Serviks

Solok, InfoPublikSolok – Sebanyak 105 siswi SMA Negeri 1 Kota Solok mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan mengenai kanker serviks yang disampaikan oleh Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda, Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid SMA Negeri 1 Kota Solok sebagai upaya edukasi kesehatan bagi remaja, khususnya terkait pencegahan kanker serviks sejak dini.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan mengapresiasi kehadiran RSIA Ananda sebagai narasumber. Menurut pihak sekolah, kegiatan tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam menambah wawasan peserta didik serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Wakil Humas SMA Negeri 1 Kota Solok, Lili Anggarika, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RSIA Ananda atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Ia juga mengimbau para siswi agar mengikuti kegiatan dengan serius sehingga dapat memperoleh pengetahuan yang optimal.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswi SMA Negeri 1 Kota Solok memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai kanker serviks serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, tim medis RSIA Ananda memaparkan materi terkait pengertian kanker serviks, penyebab, gejala awal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Para siswi juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta mengenal vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dr. Lusi Jelita Sari, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Dalam paparannya, dr. Lusi menjelaskan pentingnya deteksi dini kanker serviks, pengenalan tanda dan gejala awal, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia remaja.

Ia juga menyoroti sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker serviks, di antaranya pernikahan dini di bawah usia 18 tahun serta perilaku hubungan seksual yang tidak sehat.

“Pengendalian kanker serviks dilakukan melalui upaya skrining dini dan vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan utama. Skrining bertujuan mendeteksi perubahan sel sejak tahap awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” jelas dr. Lusi.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para siswi tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

Sebagai penutup, Direktur RSIA Ananda, dr. Pipit Eriza, kembali menegaskan poin-poin penting yang telah disampaikan selama kegiatan. Siswi yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.


Komentar

Tinggalkan komentar