Tingkatkan Kesiapsiagaan, Damkar dan PLN Solok Perkuat Budaya Safety First

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Damkar dan PLN Solok Perkuat Budaya Safety First

Solok, InfoPublikSolok - Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) UP3 Solok menggelar kegiatan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya kebakaran, Senin (27/1).

Kegiatan diawali dengan penguatan materi terkait pencegahan dan penanganan kebakaran yang dilaksanakan di Aula Puti Indo Jati. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman tentang prosedur keselamatan kerja, identifikasi risiko kebakaran, serta langkah-langkah penanganan darurat.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api di area parkir. Dalam simulasi tersebut, peserta diberikan kesempatan mempraktikkan langsung penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) serta teknik dasar penanggulangan kebakaran.

Kasat Pol-PP dan Damkar, Zulferi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan kerja. “Melalui momentum Bulan K3 Nasional ini, kami ingin memastikan seluruh pegawai memahami potensi risiko kebakaran serta mampu melakukan tindakan awal secara cepat dan tepat sebelum api membesar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Damkar dan PLN menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan bersama. “Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk komitmen nyata untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat. Harapan kami, setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil dalam praktik penggunaan APAR dan prosedur evakuasi,” tambah Zulferi.

Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mengedepankan prinsip Safety First. Melalui latihan dan simulasi, diharapkan seluruh pegawai memiliki kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat.

Momentum Bulan K3 Nasional juga menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, risiko kecelakaan dan kebakaran dapat diminimalkan.

“Keselamatan adalah investasi jangka panjang. Kerja Aman, Pulang Nyaman harus menjadi budaya, bukan hanya slogan,” tutupnya.

Kerja Aman, Pulang Nyaman. Semangat tangguh untuk menciptakan tempat kerja yang lebih aman dan produktif.


Komentar

Tinggalkan komentar