BPBD Sosialisasi Mitigasi Bencana di SMAN 4 Kota Solok

BPBD Sosialisasi Mitigasi Bencana di SMAN 4 Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok lakukan kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana ke SMAN 4 Kota Solok, pada Jum’at (22/02/2019).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, Kenfilka, SH, MH turun langsung mendampingi anggota TRC (Tim Reaksi Cepat) dalam kegiatan ini. Kedatangan tim BPBD Kota Solok disambut antusias oleh para siswa dan guru SMAN 4. Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana ini di adakan di lapangan sekolah serta didampingi oleh guru.

Kota Solok merupakan salah satu Kota yang termasuk rawan bencana, salah satunya yaitu bencana gempa. Kota Solok merupakan salah satu Kota yang dilewati jalur patahan semangka, yang mana tidak menutup kemungkinan bencana gempa dapat terjadi kapan saja, untuk itu diperlukan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa.

Dalam kegiatan ini dijelaskan tentang bencana gempa dan upaya-upaya yang dapat dilakukan siswa untuk melindungi diri. Tujuan utama kegiatan sosialisasi mitigasi bencana ini adalah agar siswa, guru dan pihak sekolah lainnya dapat mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana gempa, sehingga saat gempa terjadi tidak mengalami kepanikan. Tidak hanya kepada siswa, namun sosialisasi ini juga difokuskan untuk tenaga pendidik selaku penanggungjawab siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Solok, Drs. H. Mulyadi A, M.Si menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi pada BPBD Kota Solok yang telah memberikan edukasi tentang sosialisasi mitigasi bencana untuk siswa, guru, dan pihak sekolah lainnya. Kedepan kami berharap agar kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang di selenggarakan oleh SMAN 4 dan beliau juga akan memasukkan materi Mitigasi bencana dalam materi dalam kegiatan Orientasi Siswa baru,” harap Mulyadi.

Dalam arahannya Kalaksa BPBD mmeminta agar siswa dan guru serius dan sungguh-sungguh saat mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pelayanan dibidang kebencanaan, yaitu pelayanan pemberian informasi dibidang bencana, pelayanan pemberian sosialisasi edukasi terhadap masyarakat, dan pelayanan evakuasi terhadap masyarakat, terutama masyarakat rawan terdampak bencana.

“Melalui kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan kapasitas bagi warga sekolah terutama siswa-siswa dan guru agar pengurangan resiko bencana dapat ditingkatkan,” tutup Kenfilka. (aw)

Tags: , , ,