BPBD Sumbar Implementasikan Satuan Pendidikan Aman Bencana

BPBD Sumbar Implementasikan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Solok, (InfoPublikSolok) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok Kenfilka, SH, MH, mengikuti kegiatan koordinasi implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (5/3/2019).

Kegiatan ini diadakan di Hotel Pangeran Padang yang diikuti seluruh stakeholder yang terkait dengan pengurangan risiko bencana terdiri dari Dinas Pendidikan, BPBD dan PMI serta TAGANA dari Kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat.

Rakor ini secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat, Erman Rahman. Dalam pembukaannya Erman Rahman mengatakan,”Sekolah siaga bencana sebagai budaya kesiagaan sekolah yang dikembangkan untuk menggugah kesadaran seluruh pemangku kepentingan agar dapat memberikan rasa nyaman  pada guru dan siswa disekolah. Bencana boleh terjadi tetapi pengurangan risiko bencana perlu dikurangi,” sampai Kalaksa.

Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki resiko dampak bencana alam, diantaranya bencana gempa dan tsunami. Gempa yang terjadi di Padang 2009 dimana banyak siswa yang menjadi korban luka dan meninggal. Bangunan sekolah yang tidak tahan bencana sangat rentan dari segi keamanan dan dapat mengancam jiwa anak-anak sekolah. Untuk mengurangi risiko bencana ini diharapkan sekolah-sekolah berkoordinasi dengan BPBD setempat dalam kegiatan simulasi untuk pengurangan risiko bencana.

Selain materi pokok, rapat koordinasi juga diperkaya dengan tanggapan terkait pengurangan risiko bencana. Terutama kesiapan sekolah menghadapi bencana dan pentingnya keterampilan Palang Merah. Dalam hal tersebut diuraikan Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar. Aristo meminta untuk segera melaksanakan mitigasi bencana di sekolah dan di masyarakat. “Susun segera berapa dana dan anggaran yang diperlukan untuk pengurangan risiko bencana ini. Karena kita tidak bisa bermain-main dengan bencana,” jelas Aristo.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok, Kenfilka meminta agar kegiatan Sosialisasi mitigasi bencana di sekolah-sekolah yang ada di Kota Solok dapat ditingkatkan dan menjadi kegiatan rutin. Mengingat Kota Solok merupakan salah satu Kota yang dilewati jalur patahan semangka yang tidak menutup kemungkinan gempa dapat terjadi kapan saja. (aw)

Tags: , , , ,