Bundo Kanduang Gelar Pelatihan Membuat Dulamak

Bundo Kanduang Gelar Pelatihan Membuat Dulamak

Solok, (InfoPublikSolok) – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, pelestarian kebudayaan lokal merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Salah satu upaya pelestarian budaya lokal ini adalah dengan mempertahankan nilai-nilai budaya, nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan yang bersifat dinamis serta menyesuaikan dengan situasi yang selalu berubah dan berkembang.

Pelestarian budaya ini tidak hanya terfokus pada adat istiadat saja tetapi juga kepada benda-benda yang digunakan dalam prosesi adat. Pelestarian ini dapat dilaksanakan dengan efektif apabila benda-benda tersebut masih ada dan digunakan dalam masyarakat.

Didasari hal ini, Bundo kanduang Kota Solok melaksanakan pelatihan pembuatan Dulamak bertempat di Rumah Gadang Simpang Denpal, Kamis (28/3/2019). Dulamak (kain penutup carano) merupakan salah satu properti adat yang masih digunakan dalam berbagai acara.

Sebagai sebuah benda upacara adat, sebuah Carano baru dapat berfungsi apabila ia telah berdiri dalam sebuah kesatuan yang utuh, yaitu Carano, Siriah Pinang Langkok dan Dulamak. Dengan adanya kelengkapan yang utuh ini, barulah kemudian sebuah upacara adat dapat dilaksanakan.

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Walikota Solok, Reinier serta turut dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata, Ratnawati, Pengurus LKAAM Kota Solok, Dasril, Dt. Magek Kayo dan seluruh pengurus Bundo Kanduang Kota Solok.

Ketua Bundo Kanduang Kota Solok, Sitta Novembra, BA dalam laporannya menyampaikan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat (28 & 29 Maret 2019) diikuti oleh 50 orang peserta yang merupakan perwakilan Bundo kanduang dari kelurahan yang ada di Kota Solok. Ketua Bundo kanduang juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan fasilitasi yang telah diberikan oleh pemerintah selama ini.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melestariakan properti adat saja, tetapi hendaknya juga bisa menjadi salah satu upaya peningkatan ekonomi masyarakat dengan adanya usaha rumahan pembuatan Dulamak ini,” harapnya.

Wakil Walikota dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu mendukung program-program Bundo Kanduang tidak hanya terkait pelestarian adat dan budaya saja, tetapi kegiatan lainnya yang dapat membangun Kota Solok Serambi Madinah kearah yang lebih baik lagi.

Wawako juga mengharapkan agar kegiatan ini diikuti dengan baik oleh seluruh peserta mengingat nilai manfaat yang akan didapat oleh peserta sangat banyak sekali.

“Mari sama-sama kita jemput kembali nilai-nilai budaya yang selama ini tertinggal bahkan hampir terlupakan. Nilai-nilai budaya ini lah nantinya yang akan kita wariskan kepada anak kemenakan kita, sebagai generasi penerus yang akan membangun Kota Solok ini nantinya,” ujar Wawako menutup sambutannya. (sn)

Tags: , , , , ,

%d blogger menyukai ini: