Daerah Lain Belajar Budidaya Ikan di UPTD BBI Sarasah Batimpo

Daerah Lain Belajar Budidaya Ikan di UPTD BBI Sarasah Batimpo

Solok, (infopubliksolok) – Pembangunan budidaya ikan air tawar sektor Perikanan yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Solok diwujudkan melalui pembiayaan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perikanan yang dimulai sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2016. Salah satu Pembangunannya adalah BBI Sarasah Batimpo yang meliputi, Pembangunan Kolam BBI Tahap I, II dan III, Pembuatan Reservoar / saluran air dan pembangunan Dam pengendali. Sejak Tahun 2008 sampai dengan 2016 dilanjutkan dengan pembangunan sarana dan prasarana kebutuhan operasional BBI.

Dengan pembangunan BBI Tersebut telah dapat dimanfaatkan keberadaannya oleh masyarakat di Kota Solok maupun diluar Kota Solok, sehingga perekonomian masyarakat dibidang Perikanan mulai mengalami peningkatan.

BBI Sarasah Batimpo telah banyak dikunjungi oleh daerah lain untuk belajar tentang budidaya ikan maupun untuk survey harga benih, seperti dari daerah Batu sangkar yakni Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar yang berkunjung ke BBI Sarasah Batimpo pada Senin (02/03), rombongan terdiri dari Kabid Perikanan yakni Dalius M Nur, Kasi Perikanan Hendra Yanti beserta Staf Bidang Perikanan.

Tujuan rombongan tersebut menurut Hendra Yanti yaitu untuk survey harga Benih Ikan yang ada di BBI sarasah Batimpo. Dimana harga benih ini untuk acuan dalam pelaksanaan pengadaan benih ikan kegiatan tahun 2020.

Hafzi Puad sebagai petugas Produksi Benih menjelaskan bahwa harga benih di BBI Sarasah Batimpo telah diatur oleh SK Walikota dimana harga benih yang sering diminta oleh Daerah lain yakni yang berukuran 5 – 8 cm. Harga tersebut harga jualnya yakni Rp. 400 untuk benih ikan Lele, Nila dan Mas.

Rombongan diterima oleh Kasi Produksi Perikanan Ulfa Golnarsih Kepala Tata Usaha UPTD BBI Sarasah Batimpo Alva Yudha Satria dan Petugas Produksi Benih Hafzi Puad.

Rombongan dari Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar berjumlah 5 orang yang merupakan jajaran di Bidang Perikanan. Darlius juga kagum dengan BBI Sarasah Batimpo yang mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap dalam penyediaan benih yang berkualitas.

Alva Yudha Satria menjelaskan bahwa UPTD BBI sarasah Batimpo mempunyai dana tersendiri untuk mengoperasionalkan BBI dimana anggaran tersebut dari APBD Dinas Pertanian Kota Solok TA.2020. Anggaran ini digunakan untuk pembelian Pakan Induk dan Benih Ikan dan juga untuk kelengkapan sarana budidaya dan Alva Yudha Satria juga menjelaskan bahwa benih yang dihasilkan BBI Sarasah Batimpo untuk PAD dimana Tahun 2020 ini PAD BBI Sarasah Batimpo sebesar 90 juta.

Rombongan juga tertarik dengan lingkungan BBI Sarasah Batimpo yang asri dan adem sehingga dapat menunjang untuk Agrowisata. Ulfa Golnarsih juga menjelaskan bahwa BBI Sarasah Batimpo juga dapat sebagai wisata alam dimana air yang mengalir ke BBI sarasah Batimpo mempunyai aliran sungai yang bertingkat ala  air terjun. (fa)