Dalam Kondisi Hujan Gerimis, Tausiah Jum’at Pagi di Lapangan Upacara SMKN 1 Berjalan Khidmat

Dalam Kondisi Hujan Gerimis, Tausiah Jum’at Pagi di Lapangan Upacara SMKN 1 Berjalan Khidmat

Solok, (InfoPublikSolok) – Pengurus OSIS SMKN 1 SOLOK menggelar acara rutin kultum sebagai ajang siswa belajar dalam memberikan tausiah kepada teman-temannya di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin program kerja OSIS dari bidang ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Namun, agenda kali ini dikemas dengan sangat berbeda dari biasanya, Pengurus OSIS mengundang ustadz tamu, Muhammad Taufik, LC sebagai pemateri tausiah dengan tema “Valentine Day dalam pandangan Islam” yang dilaksanakan di lapangan upacara SMKN 1 Solok, Jum’at (15/2/2019) pagi diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru beserta unsur pimpinan sekolah.

Dalam kondisi cuaca hujan rintik-rintik, seluruh siswa tetap khidmat mendengarkan tausiah tersebut selama hampir lima belas menit.

Ustadz Muhammad Taufik, LC dalam tausiahnya menyampaikan Allah SWT akan menurunkan keberkahanNYA jika manusia taat dalam melaksanakan perintah dan aturan-aturanNYA.

Namun karena manusia memiliki hawa nafsu, punya akal, punya hati dan juga punya musuh yaitu syaitan. Terkadang manusia lupa dan lari dari aturan-aturan sehingga menimbulkan kerusakan di muka bumi ini. Pertama, kerusakan alam, bencana banjir, longsor, kekeringan yang disebabkan oleh manusia serta bencana gempa bumi dan tsunami, merupakan teguran dari Allah SWT agar manusia itu sadar apa yang sudah dilakukannya. Kerusakan yang kedua adalah kerusakan manusia itu sendiri, yaitu ketika manusia melakukan dosa-dosa besar seperti maksiat.

Melalui Kultum Jumat pagi ini, Ustadz Muhammad Taufik juga memberikan pencerahan kepada seluruh siswa yang hadir terkait perayaan valentine day atau hari kasih sayang yang dirayakan sebagian kalangan.

“Momentum kemarin, tanggal 14 februari 2019, ada sebagian orang yang memanfaatkan tanggal tersebut sebagai apa yang disebut hari kasih sayang untuk membuat dosa dan membuat acara tempat melampiaskan syahwat atau zina bagi muda-mudi. Syukur Alhamdulillah di Kota Solok tidak menunjukkan adanya kegiatan-kegiatan dalam rangka memeriahkan valentine day yang sejatinya merupakan perayaan atau tradisi non muslim. Majelis Ulama Indonesia serta Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat sudah lama mengeluarkan fatwa bahwa umat Islam haram merayakan valentine day,” tegasnya.

Sementara itu, M. Fadli yang merupakan Ketua OSIS SMKN 1 Solok masa bakti tahun 2019, mengatakan Tausiah kali ini dilaksanakan berbeda dari format biasanya untuk penyegaran situasi pelaksanaan Kultum yang selama ini berlangsung.

Kultum di SMKN 1 Solok biasanya dilaksanakan dengan format seperti siaran radio, siswa dan guru hanya mendengar tausiah kultum hanya melalui sound sistem yang ada di kelas masing-masing.

“Pelaksana kultum melakukan tausiah di ruang studio yang telah disiapkan dan audionya tersebar di seluruh pengeras suara yang ada di kelas-kelas. Dengan format baru ini, untuk menghindari kebosanan siswa dan memberikan suasana baru dengan menghadirkan ustadz tamu ke sekolah serta menyajikan materi yang sedang hangat dibahas, yaitu valentine day. Kegiatan seperti ini dilaksanakan dua kali selama masa jabatan kami. Dan Alhamdulillah disetujui dan didukung oleh pihak sekolah,” ungkap M. Fadli.

Senada, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Atrizon, S.pd, sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh pengurus OSIS saat ini, “Sekolah memberikan dukungan yang positif terhadap kinerja para pengurus OSIS SMKN 1 Solok kedepannya sehingga menumbuhkan ide-ide kreatif terhadap aktifitas kesiswaan di lingkungan SMKN 1 Solok,” ujar Atrizon. (as)

Tags: , ,