DBD di Tengah Masa Pandemi Virus Corona (Covid-19)

DBD di Tengah Masa Pandemi Virus Corona (Covid-19)

Solok, (InfoPublikSolok) – Saat pandemi Covid-19 yang menakutkan, di RT 003/RW 002 Parak Anau Kelurahan Tanah Garam telah terjadi kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) disebabkan oleh Virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus., Kamis (23/04/2020). Korban sebanyak 4 orang tersebut atas nama R (16 Tahun), R (13 Tahun), KM (11 Tahun) dan W (3 Tahun), keempat korban telah dirawat di Rumah Sakit, 3 diantaranya telah diperbolehkan pulang dan satu orang lagi masih dirawat.

Untuk antisipasi menyebarkan DBD ke warga yang lain, Dinas Kesehatan Kota Solok melakukan fogging di area Parak Anau, turut hadir dan ikut melakukan fogging di Parak Anau yaitu Lurah Tanah Garam Asril, Dinas Kesehatan Siska, Puskesmas Tanah Garam Yanti dan Ketua RT 003/RW 002 Hendri Alqodri. Lurah Tanah Garam langsung memegang alat fogging dan ikut serta menyemprot di area rumah warga yang telah jadi korban DBD.

Pada kesempatan tersebut, Asril juga memberikan sedikit arahahan untuk melakukan hidup bersih dan sehat, jika ada air yang tergenang untuk segera menumpahkannya agar tidak terjadi pengembangbiakan, dan bagi warga atau tetangga yang terkena DBD segeralah bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat agar cepat mendapatkan penanganan yang maksimal, ujar asril.

Siska dari Dinas Kesehatan menyapaikan sosialisasi kepada warga yang ikut menyaksikan kegiatan fogging di seputaran rumah korban, jika ada warga kita yang terkena DBD segeralah telp 119 agar tim medis bisa menjemput dan memeriksa korban agar segera dapat penanganan dari Tim Medis Kota Solok dan kami segera turun ke lapangan untuk melakukan penyemprotan area rumah agar nyamuk tersebut tidak berkembang biar dan tidak bertambah lagi.

Penyakit ini adalah pembunuh nomor 2 di Indonesia sebagai Negara dengan kasus DBD tertinggi kedua setelah Brazil. ” Kami berharap Bapak/Ibuk semua berhati-hati sehingga bisa mengenali ciri-ciri nyamuk yang membahayakan ini dengan melihat warna hitam dengan belang-belang putih di tubuhnya, nyamuk ini biasanya menghisap darah di waktu pagi dan sore hari,” ujar Siska.

Lebih lanjut, Tim Puskesmas juga memberikan arahan untuk warga agar mengenali gejala DBD, penyakit ini bisa menyerang siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejalanya berupa suhu tubuh sangat tinggi bisa mencapai 41 derajat Celcius, nafsu makan kurang bahkan hilang selera, badan terasa lesu, lelah, capek terus menerus, mual hingga muntah, wajah berwarna kemerahan, tenggorokan sakit, kepala pusing dan kelenjer getah bening bengkak. “Semoga setelah adanya penyemprotan ini semua warga Parak Anau aman dan terhindar dari gigitan nyamuk ini,” ujar Yanti.(nw)

Tags: , , , , , , , , ,