Dinas Kesehatan Adakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Bagi Petugas Kesehatan Tahun 2019

Dinas Kesehatan Adakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Bagi Petugas Kesehatan Tahun 2019

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan adakan pelatihan penanganan gawat darurat bagi petugas kesehatan tahun 2019, Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat bagi Petugas Kesehatan dibagi dalam 2 Tahap, Tahap Pertama selama 5 hari pada tanggal 26 september s/d 30 september 2019, dan Tahap Kedua selama 5 hari pada tanggal 1 oktober 2019 s/d 5 oktober 2019, di aula Hotel Taufina Kota Solok.

Acara ini dbuka oleh kepala dinas kesehatan kota solok dalam hal ini diwakili oleh Kabid PPSDK, dr. HiddayaturrahmI, M.Kes , dan hadiri oleh Kepala Seksi Yankes (Pelayanan Kesehatan ) Ns. Hartini, S.Kep. M.Biomed beserta staf, peserta kegiatan ini yaitu Petugas kesehatan di lingkungan kerja Dinas Kesehatan Kota Solok  yang berjumlah 50 orang. Kegiatan ini bekerjasama dengan Pro Emergency Padang yaitu dr. Rio Karsontani, Ns. Bowo Ciptaningtyas, S.Kep, Caska, S.Kep, Alex Nasri, AMK, SKM, dan Hasbullah Ramdan.

Dalam sambutannya, dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes mengatakan bahwa Gawat darurat merupakan keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut. Kondisi tersebut   membutuhkan   kesiapan petugas untuk melakukan penanganan pada kasus gawat darurat. Disamping itu penanganan pasien gawat darurat membutuhkan keterampilan dan manajemen yang tepat, disamping lebih efisien dibutuhkan suatu koordinasi antar unit pelayanan dimana pasien tersebut akan dirujuk untuk penanganan lebih lanjut. Tuturnya.

Adapun langkah-langkah yang diberikan saat pelatihan ini yaitu mengenai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang bertujuan Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawat-daruratan, Mempercepat respon penanganan korban, dan Menyelamatkan jiwa dan mencegah kecacatan, mampu melakukan RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) pada Pasien Dewasa, Anak dan Bayi, penanganan Henti Jantung,  bunyi Irama jantung Normal dan Aritmia, iskemik miokard akut dan/atau infark karena pengurangan mendadak dalam aliran darah koroner, BIOMEKANIK TRAUMA atau Proses/ mekanisme kejadian kecelakaan pada saat sebelum, saat dan sesudah kejadian,  dan melakukan pemilahan pasien yang harus mendapatkan pertolongan berdasarkan prioritas.

Pelatihan ini bertujuan untuk  Meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan, martabat, dan etika profesi perawat, Mempersatukan dan memberdayakan perawat dalam rangka menunjang pembangunan kesehatan dan juga meningkatkan mutu praktik keperawatan, serta memberi perlindungan dan kepastian hukum kepada perawat dan masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan kesiapan memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang optimal, efisien, menjamin keselamatan pasien, dan melakukan prosedur rujukan pada kasus kegawatdaruratan yang benar maka tenaga kesehatan hendaknya memiliki keterampilan kegawatdaruratan. Keterampilan kegawatdaruratan dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan kegawatdaruratan sehingga dapat menyegarkan pengetahuan tenaga kesehatan tersebut dalam menangani kasus kegawatdaruratan.Dalam rangka meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan, maka perlu dilakukan  Pelatihan penanganan gawat darurat bagi petugas kesehatan. (es)

Tags: , , , , , ,