Dinas Kesehatan Adakan Team Building Persiapan Re-Akreditasi Puskesmas

Dinas Kesehatan Adakan Team Building Persiapan Re-Akreditasi Puskesmas

Limapuluh Kota, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka mempersiapkan Re-Akreditasi Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku, Dinas Kesehatan Kota Solok kerjasama dengan Bianglala Adventure mengadakan kegiatan team building (membangun tim) selama dua hari pada tanggal 23-24 April 2019 di Harau Village Kabupaten Lima Puluh Kota.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 48 orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas Tanah Garam dan Puskesmas Tanjung Paku beserta staf serta dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ambun Kadri didampingi Kabid PPSDK, Hiddayaturrahmi.

Pada saat pembukaan di lokasi acara, Selasa (23/4), Kabid PPSDK, Hiddayaturrahmi mengatakan team building merupakan salah satu upaya dalam menyamakan persepsi bahwa untuk mencapai Akreditasi Paripurna tidak bisa lepas dari kerjasama, koordinasi, kerja keras dari semua komponen Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta bisa mengikuti acara ini sebaik-baiknya, semoga apa yang ingin kita capai nanti akan menguatkan upaya kita untuk mencapai Re-Akreditasi Paripurna,” harapnya.

Untuk menambah wawasan dan pemahaman peserta akan pentingnya kerjasama, selain beragam games team building yang telah dipersiapkan oleh pihak Bianglala Adventure, panitia kegiatan juga menghadirkan Ir. Firlan Mustofa, MM, Dosen STMIK Indonesia, Padang.

Firlan Mustofa, dalam materinya menyampaikan tiga cara untuk memaksimalkan potensi diri, pertama terlibat, dimana semua komponen puskesmas dan Dinas Kesehatan harus terlibat semua dalam upaya mewujudkan Akreditasi Paripurna.

Cara kedua Fokus, apapun kegiatan yang dilakukan untuk mencapai paripurna semua komponen harus Fokus. Kemudian Fun, bekerja akan efektif kalau dalam keadaan Fun.

Firlan juga berikutnya menjelasakan faktor yang mempengaruhi persepsi yaitu diri sendiri, dimana diri sendiri itu adalah pembentuk persepsi, setelah itu Perhatian (sikap, kepentingan, minat, kebutuhan, pengalaman, harapan, dan kepribadian), kemudian Stimulus yang berada pada objek maupun peristiwa (orang yang melihatnya) dan yang terakhir Situasi (tempat, waktu, dan suasana hati),

Lebih lanjut, Firlan mengupas faktor yang mempengaruhi interaksi yaitu Intonasi 38%, Kata 7%, Bahasa Tubuh 55%.

Sedangkan, Dinamika kelompok terdiri dari, saling berinteraksi cirinya diterima, diperlukan, disenangi, dan diharapkan oleh kelompok atau lebih dan timbul pengaruh antar individu dan kelompok.

Pengenalan diri dan orang lain yaitu mengenal potensi dan pemberdayaan, komunikasinya jelas, tegas dan sejuk, kerjasama saling menguntungkan, serta norma tanpa kecuali. Adapun kiat memimpin ada 3T yaitu Tulus, Tegas dan Tega.

Setelah dua hari pelaksanaan, acara team building ini ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ambun Kadri, Rabu (23/4).

Ia berharap seluruh peserta team building ini menjadi team work yang kompak, karena berdasarkan pengalaman Re-Akreditasi sebelumnya, seluruh komponen yang terlibat perlu ‘Fun’, perlu pencerahan dan juga perlu kebersamaan.

“Dengan adanya program team building ini mudah-mudahan kita bisa bersatu padu untuk mencapai Re-Akreditasi Paripurna. Buatlah perubahan buatlah tindakan karena bekerja akan efektif kalau dalam keadaan “Fun”, orang melihat apa yang anda kerjakan bukan apa yang diakatakan,” pesannya. (es)

Tags: , , , , , ,