Dinas Kesehatan Adakan Whorkshop Audit Internal

Dinas Kesehatan Adakan Whorkshop Audit Internal

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan adakan workshop audit internal bagi petugas Puskesmas bertempat di Aula Puskesmas Nan Balimo, dari tanggal  9 s/d 11 November 2019. Dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat dr. Fauzana Nazifah dan Susi Mekar Sari,SKM, M.Kes .

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solok, Dra. Dessy Syafril, Apt, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan, Promosi, Sumber Daya Kesehatan dr. HiddayaturrahmI, M.Kes, serta Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Ns. Hartini, S.Kep. M.Biomed beserta staf, dan 80 orang peserta yang terdiri dari seluruh petugas puskesmas.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan mengatakan monitoring dan penilaian kinerja dilakukan sebagai wujud akuntabiltas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai mekanisme monitoring dan penilaian kinerja dilakukan baik melalui supervisi, laporan capaian kinerja, audit, lokakarya mini bulanan, lokakarya mini triwulan, penilaian kinerja semester, dan penilaian kinerja tahunan.

“Audit internal merupakan salah satu mekanisme untuk menilai kinerja puskesmas yang dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas berdasarkan standar/kriteria/ target yang ditetapkan,” jelas Dessy.

Hasil audit internal harus segera ditindak lanjuti oleh unit pelayanan yang diaudit, hasilnya dilaporkan kepada Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab mutu, dan juga akan dibahas dalam pertemuan tinjauan manajemen. Pertemuan tinjauan manajemen merupakan pertemuan yang dipimpin oleh Penanggung jawab mutu dan harus dihadiri oleh kepala puskesmas untuk membahas capaian kinerja pelayanan, adanya keluhan pelanggan, umpan balik pelanggan, hasil survey kepuasan, hasil audit internal sebagai dasar untuk melakukan perbaikan/penyempurnaan pelayanan, perubahan kebijakan, prosedur, sistem pelayanan, dan sistem manajemen mutu jika diperlukan.

“Workshop ini bertujuan untuk memberi arah bagi FKTP, khususnya tim audit internal untuk melaksanakan audit internal, dan bagi Penanggung jawab mutu untuk mempersiapkan PertemuanTinjauan Manajemen,” ungkap Dessy.

Materi pertama disampaikan oleh dr.Fauzana Nazifah beliau menjelaskan tentang apa itu audit internal, apa saja jenis dari audit internal, apa saja tahapan-tahapan audit internal dan tindak lanjut audit, Audit merupakan instrumen bagi manajemen untuk membantu mencapai visi, misi dan tujuan organisasi, tujuannya untuk Mendapatkan data dan informasi faktual dan signifikan berupa data, hasil analisa, hasil penilaian, rekomendasi auditor sebagai dasar pengambilan keputusan, pengendalian manajemen, perbaikan dan atau perubahan, serta Membantu menyelesaikan permasalahan organisasi,  dalam rangka meningkatkan mutu dan kinerja organisasi.

“Tindak lanjut audit artinya unit yang diaudit wajib melakukan tindak lanjut terhadap temuan audit dalam bentuk upaya-upaya perbaikan, Setelah memperoleh laporan hasil audit, auditee harus mempelajari laporan audit, sebagai dasar menyusun rencana perbaikan, Rencana perbaikan disusun dengan batas waktu yang jelas, Pada saat pelaksanaan kegiatan perbaikan, auditor dapat melakukan monitoring, Auditor internal wajib menyampaikan hasil-hasil audit pada saat pertemuan tinjauan manajemen dan Hasil perbaikan wajib dilaporkan kepada Kepala Puskesmas/FKTP dan disampaikan tembusan kepada auditor internal,” jelas Fauzana Nazifah

Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Susi Mekar Sari beliau menjelaskan Analisis Temuan dan Tindak lanjut audit. Unit yang diaudit wajib melakukan tindak lanjut terhadap temuan audit dalam bentuk upaya-upaya perbaikan. Setelah memperoleh temuan hasil audit, auditee harus mempelajari laporan audit, melakukan analisis terhadap temuan, sebagai dasar menyusun rencana perbaikan, Rencana perbaikan disusun dengan batas waktu yang jelas.

“Auditor internal wajib menyampaikan hasil-hasil audit pada saat pertemuan tinjauan manajemen dan Hasil perbaikan wajib dilaporkan kepada Kepala Puskesmas/FKTP dan disampaikan tembusan kepada auditor internal,” ujar Susi. (es)

Tags: , , , , , ,