Dinas Pangan Adakan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar

Dinas Pangan Adakan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar

Solok, (InfoPublikSolok) – Sosialisasi keamanan pangan segar dibuka oleh Kepala Dinas Pangan Ir. Kusnadi, MM bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Solok.

Acara sosialisasi diadakan selama dua hari (9 s/d 10 Juli 2019) dengan peserta pada hari pertama dari Tim Terpadu Keamanan Pangan dan OPD terkait, pada hari kedua dari organisasi wanita se-kota Solok dengan masing-masing peserta 30 orang.

Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah keamanan pangan pada saat ini sudah mengkwatirkan, terutama pada pangan segar dan olahan. Pangan segar asal tumbuhan saat ini terdeteksi mengandung residu pestisida, yang diperkuat berdasarkan hasil uji laboratorium di BPTPH Provinsi Sumatera Barat terhadap beberapa sampel yang diambil di sekitar Pasar Raya Solok.

Pada kesempatan ini diundang 2 orang narasumber yaitu dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, diwakili Ir. Yumiarti, MP dengan materi tips memperoleh bahan pangan konsumsi yang baik dan dari BBPOM Padang, Drs. Lega fatman, A.Pt dengan materi keamanan pangan olahan.

Sasaran dari acara ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat Kota Solok yang paham bagaimana cara memilih pangan yang aman, artinya bebas dari segala cemaran seperti cemaran biologis, kimia, benda lain yang dapat menganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat seperti yang sudah tertuang dalam Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012 dan PP No. 28 tahun 2004 tentang keamanan pangan, mutu dan gizi.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia, dimana pangan yang cukup, bergizi, dan aman adalah hak setiap manusia, sehingga kewajiban Negara dan Pemerintah untuk menyediakan pangan cukup bergizi dan aman,” kata Kepala Dinas Pangan Kota Solok, Ir.Kusnadi, MM dalam sambutannya.

Sementara itu, Ir. Yumiarti, MP dalam materinya menyampaikan, salah satu solusi mendapatkan bahan pangan yang aman, dianjurkan pada masyarakat untuk menerapkan program Pemerintah berupa kegiatan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) yang bisa dilaksanakan di pekarangan rumah masing-masing, dengan metode aman dalam bercocok tanam tanpa menggunakan pestisida. “Kegiatan ini telah dilaksanakan pada setiap Kelurahan di Kota Solok, dan hasilnya telah dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Lanjut menurut Narasumber  BBPOM, Drs. Lega Fatman A.Pt, mengkonsumsi pangan yang mengandung cemaran sama halnya dengan mengkonsumsi racun sedikit demi sedikit, yang akan membunuh kita secara perlahan. Masyarakat bijak adalah masyarakat yang peduli terhadap keamanan pangan yang dikonsumsinya.

Harapan dari dilaksanakan  kegiatan ini, supaya masyarakat lebih cermat dan waspada terhadap keamanan pangan  terutama untuk pangan segar dan olahan serta dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk lebih peduli melaksanakan program KRPL, karena program KRPL ini bisa dilaksanakan masing masing keluarga tanpa menunggu Bantuan dari Pemerintah, meskipun pada lahan pekarangan yang sempit. (rab)

Tags: , , , , ,