Dinas Pangan Lakukan Uji Pestisida Sampel Sayuran

Dinas Pangan Lakukan Uji Pestisida Sampel Sayuran

Solok, (InfoPublikSolok) – Tim Dinas Pangan Kota Solok lakukan pemantauan melalui uji pestisida terhadap komuditi sayur-sayuran yang ada di Pasar Raya Solok.  Tim Dinas Pangan, Kamis (17/10), melakukan pengambilan sampel sayuran acak sebanyak 11 sampel dengan 3 orang pedagang yang berbeda dengan komoditi seperti Lobak, Sawi, Tomat, Bawang merah, Cabe merah, Selada, Tombak bawang, Wortel, Bawang pray, Seledri, dan Bunga kol.

Pada Jum’at (18/10), Tim Dinas pangan melakukan pengujian sampel sayuran yang dibeli guna mengetahui apakah sayuran yang dijual di pasar tersebut positif/negatif dalam penggunaan pestisida karena dapat membahayakan bagi kesehatan jika di konsumsi.

Dari hasil pengujian tersebut terdapat 5 sampel sayuran yang terdeteksi Positif dengan komoditi Tombak bawang di 2 orang pedagang, seledri dari 2 orang pedagang, cabe merah dari 1 orang pedagang, bawang merah dari 1 pedagang dan sawi dari 1 pedagang. Selain dari 2 sampel tersebut hasil pengujian Negatif. Pengujian sampel sayuran ini menggunakan Test Kit yaitu alat khusus untuk penguji sayuran.

Kepala Dinas Pangan mengatakan “pestida adalah zat untuk membunuh serangga, binatang pengerat, gulma atau nematode.Dengan kegiatan uji sampel sayuran  dengan  tes kit pestisida untuk sayuran, akan dapat mempercepat hasil uji tanpa harus menunggu lama hasil dari pengujian tersebut, sehingga akan lebih cepat diberitakan kepada masyarakat.

Pengaruh residu pestisida terhadap kesehatan akan menimbulkan kanker, cacat kelahiran, merusak dan menggangu system syaraf, endokrin, reproduksi dan kekebalan.Bahkan pestisida dapat menyebabkan perubahan orientasi seksual, yang umum dikenal dengan LGBT. Pada anak anak akan menurunkan stamina anak, memori/daya ingat dan koordinasi yang rendah dan mata yang terganggu.”Namun akibat residu pestida  terlihat dalam jangka panjang, sehingga banyak pihak yang menyepelekan pestisida, ujar kepala Dinas Pangan,” jelas Kadis.

Menurut Kabid Konsumsi, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan ,Ir.Yurmiati, MM, bagi yang mengkonsumsi sayuran, karena sayuran adalah komoditas wajib dikonsumsi untuk menunjang kehidupan yang sehat. Ada beberapa tip untuk meminimalkan dampak residu pestisida terutama  pada sayuran diantaranya: beli  sayuran yang memiliki jaminan sertifikasi keamanan pangan seperti sertifikasi prima, menanam sendiri buah dan sayuran dipekarangan dan mencuci  buah dan sayuran hingga bersih dengan air mengalir. “Dengan tiga tip tersebut sudah dapat mengurangi efek pestisida hingga 20%,” ujar Yurmiati.  (rab)

Tags: , , , ,