Dinas Sosial Kota Solok Salurkan Bantuan Sosial Pangan Melalui E-Warong

Dinas Sosial Kota Solok Salurkan Bantuan Sosial Pangan Melalui E-Warong

Solok, (InfoPublikSolok) – Berdasarkan instruksi dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kota Solok terus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat. Penyaluran bantuan pada program ini dilakukan melalui bantuan sosial non tunai, dengan transaksi bersubsidi melalui elektronik warung gotong royong (e-Warong). Untuk saat ini program penyaluran bantuan diberikan melalui lima E-warong yang ada di Kota Solok.

Kegiatan yang dilaksanakan pada selasa (06/10/2020) dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Zulfadli, yang sekaligus melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait Bantuan Sosial Pangan (BSP). Pada Kesempatan ini Kepala Dinas didampingi oleh Rosmiati Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Murtina Kasi Penanggulangan Miskin, Fifil Nofitria selaku Koordinator Daerah (Korda) Sembako dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan  (TKSK).

Zulfadli menjelaskan tujuan monev BSP untuk mengarahkan masyarakat yang berbelanja ke e-warong untuk tetap mengikuti prosedur protokol covid, serta memastikan bahwa program BSP yang sudah berjalan sesuai dengan harapan, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat administrasi untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

“Selain itu monev BSP ini bertujuan untuk meninjau kesiapan E-Warong di daerah sebagai salah satu agen untuk penyaluran BSP tahun 2020 dan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan program BSP yang sudah berjalan hingga menjadi lebih baik kedepannya,” lanjut Zulfadli.

Bantuan Sosial Pangan merupakan Program Pemerintah Pusat yang diberikan secara langsung kepada masyarakat miskin (Keluarga Penerima Mamfaat/ KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik (kartu KKS) yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan (Beras dan Telur) di pedagang bahan pangan E-Warong yang telah bekerja sama dengan Bank Penyalur yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah.

“Melalui kesempatan ini saya harapkan kepada Pendamping BSP, Pendamping PKH, Bank penyalur, satuan pegawai dan stakeholder yang tergabung dalam tim koordinasi dapat bekerja sama dan sungguh-sungguh dalam pelaksanaanya dilapangan sehingga diharapkan program ini dari tahun ke tahun jumlah penerimanya bisa berkurang, yang pada akhirnya target yang dicanangkan Pemerintah Pusat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Solok dalam menurunkan angka kemiskinan dapat kita wujudkan, Amin,” tutup Zulfadli.

Program BSP ini sudah mulai berjalan di Kota Solok sejak bulan April 2018 dan dinilai sangat efektif serta membantu Pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah kemiskinan khususnya Kota Solok.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi Program BSP ini dapat berjalan lancar. Namun begitu karena ini merupakan program baru dari Pemerintah Pusat maka masih banyak ditemui permasalahan dilapangan terkait dengan mekanisme penyaluran BSP. Diantaranya masalah data penerima yang belum cocok, kartu KKS yang hilang, jaringan, penyalahgunaan penyaluran bantuan dan lainnya,” ucap Fifil, Korda Sembako dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.

Dinas Sosial melakukan monitoring terhadap lima E- Warong yang menjadi agen penyaluran BSP, yaitu Maju Lancar di Banda Pandung Kelurahan Tanah Garam, Batang Lembang di Kalumpang Kelurahan VI Suku, Simpro Sejahtera di Kelurahan Simpang Rumbio, Harapan Bersama di Kelurahan Nan Balimo dan Bungo Pandan yang terletak dikelurahan Pasar Pandan Air Mati. (RA)

Tags: , , , , , , ,