Dinkes Laksanakan Monev PMT-AS Tingkat Kota Solok

Dinkes Laksanakan Monev PMT-AS Tingkat Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan adakan monitoring evaluasi penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) tingkat Kota Solok tahun 2019, Rabu ( 13/11) di aula Dinas Kesehatan Kota Solok. Acara ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kota Solok Ambun Kadri, Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Ria Zulfatma Rusdianto, Kabid Pengendalian penyakit dan Kesehatan masyarakat Pepy Ledy Soffiany dan Kasi Kesehatan keluarga dan Gizi Masyarakat, Aprinur Azwira.

Peserta yang hadir di acara ini jumlah 56 orang yang terdiri dari Camat dan Lurah se Kota Solok, Bundo Kanduang, LKAAM, sekolah yang mendapat penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS), Kepala sekolah serta guru Pengelola serta Pemasak Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).

Program penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) adalah salah satu Program Nasional dalam rangka penanggulangan kemiskinan dengan sasaran anak sekolah di Tingkat Dasar. Program penyediaan makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) ini berkaitan dengan pengembangan kualitas sumber daya manusia sejak dini yang diprioritaskan untuk meningkatkan ketahanan fisik anak Sekolah Dasar melalui perbaikan gizi dan kesehatan, sehingga dapat mendorong minat dan kemampuan belajar anak untuk meningkatkan prestasi di sekolah. Sejak tiga tahun belakangan tidak ada lagi lomba untuk kategori penyelenggara PMT-AS di Sekolah di Tk. Provinsi dan Pusat, karena di pusat program PMT AS telah beralih pada program proGAS (program gizi anak sekolah) yang masih dalam pengkajian khusus untuk pelaksanaannya yaitu memberikan sarapan pagi lengkap di sekolah, program nya membutuhkan dana cukup besar, 1 anak 15 ribu.

” Pada kesempatan ini saya mengajak semua unsur yang terlibat dalam kegiatan ini, TP PKK dan pemasak agar dapat terus meningkatkan mutu pelaksanaan dan pelayanan yang diberikan kepada murid, khususnya terhadap tingkat kebersihan makanan dan bentuk makanan yang disukai anak, Meningkatkan koordinasi antara pihak pengelola, sekolah dan masyarakat sekitar sekolah, Meningkatkan koordinasi dengan semua unsur – unsur terkait lainnya Pembinaan dan pemantauan yang rutin dari Tim Koordinasi PMT-AS untuk mengetahui kelemahan yang ditemui dilapangan, sampai  Ketua TP PKK saat pembukaan.

” Melalui monitoring dan evaluasi PMT-AS ini, kami berharap kiranya kegiatan ini semakin baik di kota Solok, karena dengan program inilah dapat terlihat keberpihakkan kita kepada masyarakat miskin. Makanan tambahan yang disajikan akan dinikmati langsung oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu. Untuk itu pelaksanaan kegiatan PMT-AS ini betul-betul dapat meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak disekolah, ” tambah Kadis.

Pepy Ledy Soffiany beliau mengatakan,  ” Permasalahan gizi dan dan kesehatan pada anak sekolah berkaitan erat dengan Asupan Zat Gizi Makro dan Mikro yaitu Pola Konsumsi Makanan tidak seimbang (di rumah dan sekolah), Perilaku Hidup Bersih dan sehat serta Aktifitas fisik. Penyediaan makanan  tambahan anak sekolah (PMT-AS) Merupakan salah satu kegiatan dari program penanggulangan kemiskinan dgn pendekatan pd pemberdayaan masyarakat, ” papar Kabid dalam eksposenya.

Kebutuhan kalori ditentukan berat badan, usia dan aktivitas anak, Anak laki2 pada usia 10-12 tahun membutuhkan energi sekitar 2100 kkal sedangkan anak perempuan 2000 kkal dan Untuk anak 7 – 9 tahun sekitar 1850 kkal dan usia kanak2 (4-6 thn) sekitar 1600 kkal. Pada usia 7-9 tahun anak pandai menentukan makanan yang disukai krn sudah kenal lingkungan, Banyak anak menyukai makanan jajanan yang hanyamengandung karbohidrat dan garam yang hanya akan membuat cepat kenyang dan bisa mengganggu nafsu makan anak. Perlu pengawasan supaya tidak salah memilih makanan karena pengaruh lingkungan, Pada anak usia 10-12 tahun kebutuhan sudah harus dibagi dalam jenis kelaminnya, Perlu diperhatikan pula adalah pentingnya sarapan pagi supaya kosentrasi belajar anak tidak terganggu.  (en)

Tags: , , , , ,