Dinkes Lakukan Validasi Data Peserta JKSS

Dinkes Lakukan Validasi Data Peserta JKSS

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan Kota Solok lakukan verifikasi dan validasi Data JKSS (Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato) melibatkan RT/RW se-Kota Solok, Rabu (13/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kota Solok ini diikuti 200 orang peserta yang terdiri dari tingkat RT/RW se-Kota Solok, dihadiri Kabid PPSDK, dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Solok serta Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Ns. Hartini, S.Kep, M.Biomed.

Dalam pertemuan ini, Kabid PPSDK dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes mengatakan bahwa Kota Solok telah meluncurkan UHC (Universal Health Coverage) pada akhir tahun 2018 yang artinya 100% penduduk kota Solok dijamin kesehatannya. Dengan berjalannya waktu, data kepesertaan itu perlu dilakukan validasi dan verifikasi karena tingginya mobilisasi penduduk di kota Solok.

Dijelaskan, berdasarkan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran BPJS (non PBI) atau iurannya dibayar oleh pemerintah (PBI).

Untuk PBI (Penerima Bantuan Iuran) bagi masyarakat kurang mampu di kota Solok dibantu oleh jaminan JKN/KIS dari pusat sejumlah 15.015 jiwa, sedangkan yang dibayarkan oleh Pemda kota Solok dan Provinsi Sumbar melalui program JKSS sebanyak 11.432 jiwa.dan 13.200 jiwa dari APBD kota Solok.

Saat ini, Pemerintah mengembangkan program asuransi kesehatan secara nasional sampai tercapainya Universal Health Coverage pada tahun 2019 yang merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga di dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu seperti yang dijamin undang-undang SJSN yang dilaksanakan BPJS.

Menghadapi tantangan UHC, maka pemerintah menyusun strategi dengan pengintegrasian Jamkesmas ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan dikelola secara terpusat oleh BPJS paling lambat 1 januari 2019 semua masyarakat sudah menjadi peserta BPJS. (es)

Tags: , , , , ,