Disdukcapil Laksanakan Perekaman KTP-EL Serentak Bagi Pemilih Pemula dan Wajib KTP

Disdukcapil Laksanakan Perekaman KTP-EL Serentak Bagi Pemilih Pemula dan Wajib KTP

Solok, (InfoPublikSolok) – Disdukcapil Kota Solok laksanakan perekaman KTP-Elektronik pada tanggal 27 Desember 2018 secara serentak se-Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat Mendagri tentang Pelaksanaan pelayanan perekaman serentak nasional. Sasaran yang dituju dalam pelaksanaan perekaman KTP-el ini adalah pemilih pemula dan wajib KTP.

Untuk itu, Disdukcapil telah menyurati Camat Lubuk Sikarah dan Lurah Tanah Garam agar memberitahukan kepada warga bahwa akan dilaksanakan perekaman KTP-el yang diselenggarakan di gedung serbaguna Kelurahan Tanah Garam pada tanggal tersebut.

Alasan pemilihan Kelurahan Tanah Garam sebagai fokus perekaman, disebabkan oleh tingkat perekaman KTP-el yang masih rendah di Kelurahan Tanah Garam dibandingkan dengan kelurahan-kelurahan lain yakni sebesar 4,47%, disamping itu Kelurahan Tanah Garam memiliki luas wilayah yang lebih besar dibandingkan dengan kelurahan lain di Kota Solok.

Perekaman KTP-el yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB tersebut ternyata disambut baik oleh warga Kelurahan Tanah Garam, dimana mereka memiliki antusiasme yang sangat tinggi untuk memiliki KTP-el, serta sesuai pula dengan program nasional yaitu GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi kependudukan). GISA adalah sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Sekretaris Disdukcapil Kota Solok, Bitel, SH. MM yang ikut memantau jalannya perekaman KTP-el.

“Sebelum turunnya edaran Mendagri, Disdukcapil Kota Solok telah lebih dahulu melaksanakan pelayanan jemput bola kesekolah-sekolah mulai dari awal bulan Oktober sampai pertengahan bulan Desember ini, dan sekarang pelayanan jemput bola kita khususkan ke Kelurahan-kelurahan yang masih rendah tingkat pencapaian perekaman KTP-el nya,” terang Bitel pada IPS dilokasi perekaman.

“Dalam beberapa hari kedepan, perekaman akan direncanakan di kelurahan-kelurahan tersebut serta lembaga pemasyarakatan, karena berdasarkan data yang kami peroleh, ada kurang lebih 54 orang warga Lapas yang merupakan warga Kota Solok yang belum mempunyai NIP,” Bitel menambahkan. (am)

Tags: , , , ,