Diseminasi Penggunaan Bahasa di Ruang Publik, Memasyarakatkan Bahasa Indonesia

Diseminasi Penggunaan Bahasa di Ruang Publik,  Memasyarakatkan Bahasa Indonesia

Solok, (InfoPublikSolok) – Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara yang tercantum dalam Pasal 36 Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 yang selanjutnya dijelaskan dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan pada Bab III Bahasa Negara, seyogyanya harus dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik dan benar. Bahasa Indonesia haruslah dijadikan bahasa pertama dan utama termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnuya di ruang publik.

Ruang publik merupakan tempat atau areal, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta yang digunakan oleh masyarakat umum dimana suatu masyarakat atau komunitas dapat berkumpul untuk meraih tujuan yang sama dapat berupa ruang dalam dunia nyata ataupun dunia maya. Ruang publik salah satu sarana dalam menghubungkan masyarakat dengan Pemerintah maupun elemen lainnya melalui informasi yang disampaikan.

Penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik pada praktiknya masih terdapat kekeliruan yang mungkin selama ini dianggap benar oleh masyarakat namun tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Penggunaannya pun terkadang  masih dikesampingkan.

Dalam upaya memasyarakatkan penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di ruang publik, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok mengadakan kegiatan Diseminasi Penggunaan Bahasa di Ruang Publik.

“Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 6 s.d. 8 September 2021 bertempat di Aula Kantor Camat Lubuk Sikarah Kota Solok yang diikuti oleh peserta dari perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok,” kata Eva Himyati, SS selaku Ketua Panitia Pelaksana yang juga sebagai Fungsional Peneliti pada Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.

Acara dibuka secara resmi oleh Walikota Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Zulfadli, SH, M.Si. Dilanjutkan dengan sepatah kata dan pemberian materi awal oleh Aminulatif, SE, M.Pd, selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.

“Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah dan kuasi Bahasa Asing,” tutur Aminulatif.

Kegiatan dilanjutkan dengan tes kemampuan awal bagi para peserta dan penjelasan serta simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) oleh Koordinator Tim UKBI, Andriana Yohan, M.A.

Andriana mengajak peserta untuk mengikuti uji kemampuan tersebut serta menyebarluaskan informasi di lingkungan terdekat masing-masing peserta tentang perlunya mengikuti UKBI ini. (dh)

Tags: , , , , ,