Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

DPMPPA Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2023

DPMPPA Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2023

Solok, (Info Publik Solok) – Dalam rangka menciptakan Kota Solok menjadi Kota Layak Anak maka Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak adakan acara Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi OPD, Instansi Vertikal dan Lembaga Masyarakat di Kota Solok Tahun 2023. Acara ini berlangsung di Taufina Hotel Kota Solok, Rabu, (06/12) dengan menhadirkan 34 peserta.

Maksud dan tujuan acara ini adalah memberikan pelatihan dan pemahaman tentang Konvensi Hak Anak, 5 Kluster Hak Anak kepada OPD, Instansi Vertikal dan Lembaga Masyarakat di Kota Solok agar tersedia sumber daya manusia yang terlatih dan paham Konvensi Hak Anak (KHA) sehingga dapat meningkatkan program dan kegiatan Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan khusus anak demi terwujudnya Kota Solok Layak Anak.

Acara dimulai dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Amelia Mirani Dewinta dan dibuka oleh  Kabid PPHAD, Avina Susanti.

“ Pemenuhan Hak Anak dan perlindungan khusus Anak sangat penting karena Anak adalah aset bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa. Dalam upaya percepatan terwujudnya Kota Solok sebagai Kota Layak Anak, pada Peringatan  Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Solok pada tanggal 16 September 2016 yang lalu, kita telah Launching Komitmen Kota Solok Menuju Kota Layak Anak, dan untuk memperkuat dan meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan mendorong semua sektor untuk berperan secara langsung dalam pengembangan Kota Layak Anak di Kota Solok, kita telah memiliki Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA),” sampai Avina.

Beberapa hal yang telah dilakukan Kota Solok dalam upaya mewujudkan Kota Solok Menuju Kota Layak Anak, namun perlu ditingkatkan lagi Komitmen dan upaya-upaya Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak berdasarkan Kluster pada Indikator KLA.

“ Pada hari ini kami sangat mendukung sekali adanya Pelatihan Konvensi Hak Anak guna memberikan pemahaman kepada kita semua tentang upaya melindungi, menghormati dan memenuhi Hak Anak di Kota Solok. Perlu dukungan dan kolaborasi bersama antar OPD, Instansi Vertikal, Lembaga Masyarakat dan unsur lainnya guna mewujudkan Kota Solok Menuju Kota Layak Anak,” tambah Avina.

Dalam kesempatan yang sama Wanda Leksmana dari LSM Ruang Anak dunia selaku narasumber menyampaikan tentang pentingnya pelatihan konvensi hak anak untuk memahami konsepsi regulasi pada ranah hukum internasional dan hukum positif di Indonesia. Konvensi Hak Anak (KHA) adalah sebuah perjanjian internasional yang mengatur hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan kultural anak.

Indonesia sebagai salah satu negara yang telah meratifikasi KHA, langkah yang dilakukan Indonesia dalam melaksanakan Konvensi 1989 adalah melakukan amandemen kedua Undang-Undang Dasar Tahun 1945 dengan memasukkan pasal 28 B ayat 2 yang berbunyi “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari Kekerasan dan Diskriminasi”.

Langkah selanjutnya Indonesia juga telah memiliki Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan dua pilar utama, yaitu pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Undang-Undang tersebut telah dua kali diubah melalui Undang-Undang 35 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016.

Konvensi Hak Anak ini selanjutnya tertuang dalam 5 kluster Indikator Kota Layak Anak. Kabupaten/ Kota Layak Anak adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak Anak dan perlindungan khusus Anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. (oh/c)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan