DPRD Kota Solok bersama Pemerintah Daerah Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2023

DPRD Kota Solok bersama Pemerintah Daerah Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2023

Solok, (InfoPublikSolok) – DPRD Kota Solok bersama Pemerintah Daerah menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Aggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023, bertempat di Ruang Rapat Besar Sekretariat DPRD Kota Solok, Sabtu (13/8) malam.

Kesepakatan bersama terhadap KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2023 itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma serta Anggota DPRD Kota Solok. Dari Pemko Solok dihadiri oleh Walikota Solok, Zul Elfian Umar, Sekretaris Daerah Syaiful A, Asisten, Staf Ahli dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta utusan OPD di lingkungan Pemko Solok.

Wakil Ketua DPRD, Efriyon Coneng menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua DPRD Kota Solok, Hj. Nurnisma, SH yang berhalangan karena sakit. Sebelumnya tanggal 5 Agustus 2022 telah dipresentasikan KUA-PPAS APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023 oleh Walikota Solok dan TAPD sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD Kota Solok, dan telah dilakukan pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023 oleh masing-masing komisi dengan mitra kerja pada tanggal 7-10 Agustus 2022, kemudian dilanjutkan dengan rapat gabungan komisi mengenai hasil pembahasan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023.

“Selanjutnya pembahasan KUA-PPAS APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023 dilaksanakan oleh Badan Anggaran DPRD Kota Solok dengan TAPD pada tanggal 10-13 Agustus 2022, setelah itu hasil pembahasan dipaparkan serta dilaksanakan penandatanganan sebagai bentuk persetujuan bersama antara DPRD Kota Solok dengan Pemerintah Daerah,” kata Efriyon Coneng.

Selanjutnya Ketua TAPD, Syaiful A menyampaikan Laporan Hasil Pembahasan Banggar DPRD Kota Solok dan TAPD terhadap rancangan KUA PPAS APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023, telah didapatkan kesepakatan, di antaranya proyeksi pendapatan yang semula sebesar Rp453.506.981.371 bertambah sebesar Rp999.634.334. Sehingga total proyeksi pendapatan menjadi sebesar Rp454.506.615.705. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp46.425.000.000 dan Pendapatan Transfer sebesar Rp408.081.615.705.

Demikian juga proyeksi Belanja, yang semula sebesar Rp619.377.024.419, setelah pembahasan bertambah sebesar Rp999.634.334. Sehingga total Belanja menjadi sebesar Rp620.376.658.753.

“Belanja sebesar Rp600 Milyar lebih itu terdiri dari belanja Operasi, yang semula sebesar Rp501.587.227.226, setelah pembahasan berkurang sebesar Rp7.364.415.906. Sehingga total Belanja Operasi menjadi sebesar Rp494.222.811.320,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Ketua TAPD, Belanja Modal yang semula sebesar Rp114.039.797.193, setelah pembahasan bertambah sebesar Rp8.364.050.240. Sehingga total belanja modal menjadi sebesar Rp122.403.847.433.

“Khusus untuk belanja tidak terduga sebesar Rp1.250.000.000, dan belanja transfer sebesar Rp2.500.000.000 setelah pembahasan tidak mengalami perubahan,” sebut Syaiful Rustam.

Sementara itu, penerimaan pembiayaan sebesar Rp177.388.376.248, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp11.518.333.200, setelah pembahasan tidak mengalami perubahan,” ungkapnya.

Walikota Solok, Zul Elfian Umar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Anggota DPRD Kota Solok khususnya Banggar dan TAPD yang telah melaksanakan Pembahasan Rancangan KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023 sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah.

“Selanjutnya hasil pembahasan tersebut kita sepakati bersama yang akan menjadi dasar dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2023,” kata Walikota Solok.

“Selama pembahasan tentu ada dinamika yang berkembang sehingga terkadang memerlukan diskusi yang sangat intensif, namun dengan semangat musyawarah dan mufakat serta kemitraan yang tinggi antara Pemerintah Daerah dan DPRD, kita telah dapat menyelesaikannya dengan baik dan telah kita sepakati bersama KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023,” ungkap Zul Elfian Umar.

Walikota juga menyampaikan bahwa belum semua saran dan masukkan dari anggota DPRD untuk kebutuhan pembangunan di Kota Solok dapat terakomodir secara maksimal dalam KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2023. Hal ini disebabkan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“Oleh sebab itu kami mohon maaf dan masukkan yang telah disampaikan tetap akan menjadi perhatian dan akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah untuk perbaikan di masa yang akan datang,” ungkap Walikota.

Setelah disetujuinya Rancangan KUA PPAS APBD Kota Solok Tahun Anggaran 2023, kemudian dilaksanakan penandatanganan bersama oleh unsur Pimpinan DPRD dan Wali Kota Solok, dengan disaksikan oleh anggota DPRD Kota Solok yang hadir dan peserta rapat. (wh)

 

Tags: , , , , ,