Gapoktan Rumbio Saiyo Terima Kunjungan Peserta PKL Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar

Gapoktan Rumbio Saiyo Terima Kunjungan Peserta PKL Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar

Solok (infopubliksolok) – Gapoktan Rumbio Saiyo Kota Solok menerima kunjungan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Peserta Mentor Rantai Nilai IPDMIP (Integrate Participatory Development and Management of Irrigation Program) Angkatan IV dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 10 November 2021.

Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi tentang MoU (Memorandum of Understanding) Perum Bulog Sub Divisi Regional Solok dengan Gabungan Kelompok Tani Rumbio Saiyo tentang Kerjasama On Farm Mandiri Petani. Kerjasama menyangkut Sektor Tanaman Pangan dan Hak Paten Brand Anak Daro yang ada didalam MoU.

Dalam kegiatan ini hadir Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura  Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Agustiar, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Zeldi Efiza dan Kepala Bulog diwakili oleh Ilham, TA Rantai Nilai IPDIMP, Benny, Koordinator BPP Kecamatan Lubuk Sikarah, Rahmad Yendi dan Penyuluh Wilayah Binaan Kelurahan Simpang Rumbio, Sari Agus Pendi.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari IPDMIP sebelumnya yang dilaksanakan di Bukittinggi dan Sawahlunto kemudian masih dianggarkan hingga Tahun 2025. Kegiatan ini dapat menjadi sebuah data yang valid yang akan dituangkan dalam sebuah buku,” jelas Agustiar pada sambutannya.

Kepala Bidang Penyuluhan menyambut baik peserta PKL dan berharap nantinya kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran bagi peserta. Tidak lupa ia juga menyampaikan MPIG-BS yang telah memiliki hak paten dan bekerja sama dengan Kabupaten Solok untuk menciptakan beras murni Kota Solok yang banyak diminti oleh masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari 4 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Peserta PKL  dibagi menjadi 7 kelompok dengan narasumber yang berbeda dari anggota Gapoktan Rumbio Saiyo yakni Zulmiati (Pedagang Besar), Djasmir Ilyas (Pemilik RMU), Marta Dewiva (Pedagang Pengecer), M. Ramin (Pedagang Pengepul) Gusra (Pemilik Rumah Makan), Nizamuddin (Petani) dan Yelvira (Konsumen Ibu Rumah Tangga) dengan tujuan mendapat informasi dan mendapatkan rantai nilai IPDMIP.

Dalam perjanjian tersebut terdapat lima objek perjanjian yaitu melakukan pembinaan terhadap kelompok tani terkait pengelolaan sawah untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi panen, membeli hasil pertanian gabah dalam negeri dari Gapoktan Rumbio Saiyo dengan harga minimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dengan syarat  gabah sempurna.

Selanjutnya, menyediakan gudang penampungan hasil pertanian untuk Gapoktan di UP. Bandar Pandung, menyediakan lahan sawah seluas 92 Ha untuk Program On Farm Mandiri Petani yang dilengkapi dengan daftar nama petani dan melakukan penjualan hasil produksi padi/gabah pada pihak pertama melalui mitra kerja setempat. (ef)

Tags: , , , ,