Gubernur Sumbar Berpesan MTQ Jangan Hanya Seremonial

Gubernur Sumbar Berpesan MTQ Jangan Hanya Seremonial

Padang Panjang, (InfoPublikSolok) – Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo memuji penyelenggaraan MTQ di Padang Panjang yang dinilainya luar biasa.

“Luar biasa. Terima kasih kepada Wali Kota Padang Panjang, kepada panitia pelaksana, warga kota. Seperti yang dikatakan Bapak Dirjen, ini rasanya seperti MTQ tingkat nasional,” katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (13/11) malam di GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh, Padang Panjang

Lewat MTQ ini, Mahyeldi berpesan untuk dapat mengimplementasikan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai sebuah seremonial saja.

“Al Qur’an sumber pengetahuan, mengajarkan mana baik dan buruk, sejati dan palsu dalam ajang perlombaan ini, tunjukkan kualitas yang terbaik bukan hanya dalam perlombaan saja tetapi bisa dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk amalan dan dengan MTQ kita lahirkan masyarakat yang Qur’ani,” tuturnya.

Disamping itu, Mahyeldi menyampaikan empat nilai yang harus dipedomani dalam bekerja, pertama nilai kerja keras, kedua nilai kerja cerdas, ketiga nilai keikhlasan dan keempat nilai ketuntasan.

Pada kesempatan ini Wakil Gubernur Sumbar Ir. Audi Jonaidi, SPt, MSc, MM, IPM, ASEAN. Eng selaku Ketua LPTQ Sumbar mengatakan pelaksanaan MTQ hingga saat ini banyak perkembangan yang terjadi baik dari segi cabang dan sistem penilaian. peserta yang ikut dalam ajang MTQ Nasional merupakan hasil seleksi yang dimulai dari tingkat bawah, banyak prosedur yang harus dilalui peserta. Saat ini pendaftaran peserta MTQ sudah memakai e-MTQ.

Perkembangan yang terbaru adalah sistem pedaftaran menggunakan aplikasi e-MTQ yang telah dimulai sejak 2017 yang lebih memudahkan kafilah sekaligus lebih transparan dan akurat. Siapapun yang mencoba manipulasi akan tertolak oleh sistem.

“Dengan adanya Musabaqah memudahkan pemerintah untuk mencari bibit dalam ajang perlombaan Nasional dan Internasional, dan melahirkan ahli-ahli dalam bidang Al Qur’an,” ujarnya.

MTQ tingkat Provinsi Sumbar ke-39 di Padang Panjang diikuti oleh 1.159 orang peserta, offisial dan dewan hakim 240 orang dan didukung operator IT.

“Ini sekaligus bisa menjadi evaluasi pembinaan kita terhadap generasi muda. Jika gagal, maka dalam pelaksanaan MTQ akan susah untuk mencari kafilah mewakili daerah,” katanya.

Selaku tuan rumah, Wali Kota Padang Panjang Fadli Amran mengatakan pelaksanan MTQ di daerah itu semakin mentasbihkan julukan daerah sebagai Kota Serambi Mekah. Apalagi melihat antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa.

“Sejak dulu Padang Panjang terkenal dengan lembaga pendidikan Islam. MTQ semakin mengukuhkan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah,” katanya.

Palaksanaan MTQ tersebut tetap menjaga penerapan protokol kesehatan. Didukung pula oleh fakta bahwa 87 persen warga padang Panjang sudah tervaksinasi. “Kita juga lakukan rapid antigen bagi seluruh kontingen yang hadir,” ujarnya.

Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar didampingi istri Hj. Zulmiyetti Zul Elfian Umar memberikan dukungan langsung kepada kepada kafilah Kota Solok saat pembukaan acara MTQ tersebut. Wako Solok juga menyempatkan diri mengunjungi Posko Kafilah dan pemondokan Kafilah Kota Solok.

Wako Zul Elfian Umar memberikan motivasi agar kafilah selalu semangat dan menjaga kesehatan, berdoa dan berusaha merupakan kunci utama.

“Kepada kafilah agar tidak cepat berpuas diri, tingkatkan semangat, iklas karena Allah SWT, dan hasil kita serahkan kepada Allah SWT. Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil,” pesannya. (Shandi)

Tags: , ,