Hadiri Workshop Koperasi Syariah, Wako Terima Hibah untuk 11 Koperasi di Kota Solok

Hadiri Workshop Koperasi Syariah, Wako Terima Hibah untuk 11 Koperasi di Kota Solok

Bukittinggi, (InfoPublikSolok) – Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar memenuhi undangan Gubernur Sumatera Barat menghadiri pembukaan Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Simpan Pinjam Koperasi Pola Syariah sekaligus penyerahan Bantuan hibah peralatan kepada 41 koperasi yang berasal dari lima kabupaten/kota di Sumbar, bertempat di Hotel Grand Rocky Bukittinggi, Sabtu (23/10).

Dari 41 koperasi tersebut, 11 di antaranya dari Kota Solok. Bantuan ini diserahkan Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo secara simbolis yang diterima Walikota Solok.

Bantuan yang diterima, berupa satu paket berisikan satu unit personal computer (PC), printer, dan uninterruptible power supply (UPS) dengan total Rp 23 juta per satu koperasi.

Acara workshop yang bertema ‘Pemberdayaan Koperasi Syariah dalam Peningkatan Ekonomi Produktif Umat’ dihadiri oleh Bupati Agam, Bupati Limapuluh Kota, Walikota Solok, Walikota Bukittinggi, Wakil Walikota Padang Panjang, Kepala Dinas Koperasi UKM Sumbar, Kepala Dinas yang menerima bantuan serta menghadirkan narasumber dari MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, lalu dari Masyarakat Ekonomi Syariah, dan dari Dewan Pengawas Syariah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menuturkan penerapan ekonomi syariah merupakan kebutuhan masyarakat dalam kehidupan perekonomian. Hal itu bertujuan untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan perekonomian kepada masyarakat sesuai dengan ajaran dan syariat Islam.

Mahyeldi juga menuturkan hal itu sejalan dengan filosofi masyarakat Sumatera Barat ‘Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah’.

“Berbicara tentang ekonomi syariah, sangat pas dengan falsafah Sumbar yaitu Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Artinya, apa yang menjadi cita-cita Bapak Presiden untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia, maka sesungguhnya kita di Sumbar adalah provinsi yang memang harus menjadi yang terdepan dalam mengimplentasikannya,” jelasnya.

Mahyeldi menjelaskan sistem ekonomi syariah sesuai ajaran agama, agar tidak terjadinya kekacauan dan kerusuhan perasaan tidak adil dalam perekonomian dan penyebar kebaikan untuk masyarakat.

“Kita juga provinsi pertama yang ditunjuk sebagai pelaksana program wakaf uang dan Bank Nagari juga ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagai lembaga keuangan untuk pengelolaan wakaf,” ujar Mahyeldi

Reward yang diberikan kepada lima kabupaten/kota, lanjutnya, merupakan hasil penilaian provinsi atas usaha penerapkan koperasi dengan pola syariah. Ia berharap, meningkatnya semangat dan diiringi dengan penyediaan SDM, peningkatan dan eksistensi ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar bisa lebih baik lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Koperasi Dinas Koperasi UKM Sumbar Dina Febrianti menyampaikan pengelolaan koperasi sesuai dengan prinsip syariah yang berpedoman kepada Alqur’an dan Hadis telah mulai dilaksanakan di Sumatera Barat sejak tahun 2004.

Pengelolaan juga berpedoman pada Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 91 tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Usaha Koperasi Jasa Keuangan Syariah.

“Untuk mendukung peningkatan Kapasitas Usaha Koperasi Simpan Pinjam Pola Syariah telah melakukan langkah-langkah percepatan,” ujar Dina.

jumlah koperasi yang sudah menerapkan prinsip syariah sampai kondisi Desember 2020 sebanyak 235 koperasi dan yang akan berkonversi tahun 2021 sebanyak 90 koperasi dan jumlah DPS yang sudah memiliki sertifikasi dari DSN MUI sebanyak 56 orang.

Selepas menerima bantuan yang diberikan secara simbolis itu, Wali Kota Solok menyampaikan ucapan terima kasihnya atas keseriusan pemerintah provinsi dalam mendukung kota dan kabupaten dalam menghidupkan koperasi syariah.

“Insyaa Allah bantuan ini akan diserahkan kepada Koperasi yang memang telah lulus verifikasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat, semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam pengembangan koperasi ke depannya,” ucap Wako. (dd)

 

Tags: ,