HMI Cabang Solok Sampaikan Aspirasi ke DPRD

HMI Cabang Solok Sampaikan Aspirasi ke DPRD

Solok, (InfoPublikSolok) – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Solok, melakukan aksi damai menyampaikan orasinya ke gedung DPRD Kota Solok, Rabu (29/5/2019) sore.

Sambil berorasi, puluhan aktivis HMI ini juga membentangkan poster yang bertuliskan “Selamatkan Indonesia “ serta bendera merah putih dan bendera HMI. Dalam orasinya mereka meneriakkan keprihatinan atas kondisi pesta demokrasi di Indonesia beberapa waktu lalu dan kondisi di Kota Solok itu sendiri.

Peserta orasi yang tergabung dalam HMI dan mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok melakukan long march dari sekretariat HMI Jalan Hamka, Lukah Pandan, Kelurahan KTK langsung menuju kantor DPRD Kota Solok.

Di depan gedung DPRD Kota Solok, mahasiswa dan HMI melakukan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, salah satu peserta aksi yang merupakan Ketua Umum HMI Cabang Solok, Candra Irawan dan Presiden Mahasiswa, Hayadi menyampaikan tuntutan atau desakan baik permasalahan nasional maupun yang ada di tingkat daerah.

“Kami dalam melakukan aksi tidak akan berbuat anarki namun kami hanya menyampaikan aspirasi sebagai bentuk kepedulian kami sebagai mahasiswa yang masih peduli dengan kasus yang ada di NKRI ini. Kami mahasiswa merasa prihatin terhadap banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia pada pesta demokrasi beberapa waktu lalu dan sampai hari ini belum ada kepastian apa yang menjadi penyebab meninggalnya petugas tersebut. Untuk itu kami datang ke hadapan anggota dewan pada hari ini untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat terkait indonesia saat ini,” tegasnya.

“Kita sudah saling berbenturan satu sama lainnya, maka untuk itu kami HMI dan Badan Eksekutif Mahasiswa di Kota Solok telah merumuskan beberapa tuntutan diantaranya, mendesak Pemerintah atau DPR untuk segera mengevaluasi penyelenggara Pemilu serta merevisi UU No.7 tahun 2017. Kedua, KPU harus bertanggung jawab atas tercorengnya demokrasi hari ini. Ketiga, Kami minta kepada tim pemenang 01 dan tim pemenang 02 harus menunjukkan sikap sebagai seorang negarawan serta membangun konsolidasi pembangunan sehingga negara kita ini aman dan tenteram sebagaimana mestinya,” sambungnya.

“Kami meminta kepada bapak-bapak Kepolisian untuk tidak bersikap agresif pada mahasiswa maupun pada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di depan umum,” lanjut Candra Irawan.

Candra Irawan menambahkan nantinya Kota Solok akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat yang tidak lama lagi akan digelar, namun persiapan dirasakan tidak begitu nampak oleh masyarakat. Menurutnya, masih banyak masyarakat belum mengetahui perhelatan tersebut. Ia meminta kepada DPRD untuk mendesak panitia dan pemerintah agar lebih menggencarkan promosi.

Anggota DPRD Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra saat menerima HMI dan BEM Kota Solok menyampaikan Dewan akan menampung aspirasi yang akan di sampaikan oleh mahasiswa dalam bentuk diskusi.

“Kami selaku wakil rakyat selalu terbuka menampung aspirasi masyarakat dan akan berupaya memperjuangkannya. Dari beberapa aspirasi yang disampaikan dibutuhkan juga pengawalan dari kawan-kawan semuanya, agar kami dapat nantinya merealisasikannya minimal menyuarakannya ke lembaga yang lebih tinggi, termasuk dalam hal ini Pemerintah Daerah yaitu Walikota Solok beserta Wakilnya. Kami selaku dewan secara hirarkinya bersama pemerintah daerah akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan yang pada prinsipnya demi kebaikan bangsa dan negara,” tuturnya.

Menjawab persoalan MTQ, tandasnya, dalam hal ini Pemerintah Daerah sudah menyiapkan segala sesuatunya selaku tuan rumah untuk menyambut MTQ tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat yang akan diadakan pada tanggal 14 Juni 2019 mendatang.

“Kami selaku DPRD telah mendukung berupa anggaran untuk pelaksanaan MTQ ini bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama. Kami berharap juga melalui momentum MTQ ini daerah kita dapat terpromosikan melalui media-media yang ada termasuk perguruan tinggi yang ada di daerah kita sendiri, dimana perguruan tinggi kita kurang terekspose di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Insya Allah kita akan sampaikan kepada Pemerintah Daerah supaya perguruan tinggi minimal mendapatkan space untuk mempromosikan kampusnya sesuai dengan tema MTQ,” sebut Ramadhani.

Setelah menyampaikan orasinya, Mahasiswa yang tergabung ke dalam Badan Eksekutif Mahasiswa dan HMI Cabang Solok menyerahkan beberapa tuntutan mereka yang sudah dipersiapkan dalam sebuah tulisan dan diterima langsung oleh anggota DPRD Kota Solok yang diwakili oleh Ramadhani Kirana Putra, akhirnya para peserta orasi membubarkan diri secara tertib dan aman. (wh)

Tags: , , , , ,