Jelang Lebaran, Perangkat Kelurahan Simpang Rumbio Gelar Pertemuan

Jelang Lebaran, Perangkat Kelurahan Simpang Rumbio Gelar Pertemuan

Solok, (InfoPublikSolok) –  Tradisi lazim yang dilakukan pada Lebaran atau hari raya umat muslim di Indonesia adalah saling mengunjungi sanak-saudara, berkumpul dengan keluarga besar, bertandang ke rumah-rumah tetangga, bersalaman sesama karyawan atau pegawai dalam sebuah instansi ataupun institusi, lalu saling bermaaf-maafan satu sama lainnya. Tindakan bermaaf-maafan merupakan salah satu sikap muslim yang bertakwa.

Hal ini tergambar dalam surah Ali Imran ayat 134 bahwa orang bertakwa adalah orang yang tidak meluapkan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain.

”Yaitu orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan,” (QS Ali Imran [3]: 134).

Berdasarkan ayat di atas, maaf dijelaskan dalam bahasa Arab, Al-afwu yang artinya menghapus. Maknanya, orang yang bermaaf-maafan berusaha menghapus bekas-bekas luka di hatinya. Seseorang yang memaafkan orang lain berupaya menghilangkan dendam, sikap ingin membalas, rasa tidak suka pada orang tersebut.

Sikap lapang dada dan memaafkan orang lain merupakan teladan dari Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan Aisyah RA, ia berkata : “Rasulullah adalah orang yang paling bagus akhlaknya : beliau tidak pernah kasar, berbuat keji, berteriak-teriak di pasar, dan membalas kejahatan dengan kejahatan. Malahan beliau pemaaf dan mendamaikan,” (H.R. Ibnu Hibban).

Di hadis lain, beliau Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah Allah SWT menambahkan sesuatu kepada orang yang memaafkan kecuali kemuliaan,” (H.R. Imam Malik).

Ketika bersilaturahmi pada Lebaran, seorang muslim dianjurkan bersalam-salaman dengan sesama muslim lainnya, sebagaimana sabda Rasullah SAW: “Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu saling bersalaman, kecuali keduanya diampuni dosanya sebelum keduanya berpisah,” (H.R. Abu Daud).

Kendati demikian, masih di masa pandemi Covid-19, dengan memasuki hari raya Idul Fitri 1443 H, Kelurahan Simpang Rumbio melaksanakkan acara saling memaafkan seluruh perangkat kelurahan, Kamis (28/4).

Lurah Simpang Rumbio, Robi Susandra, S.STP, di hadapan karyawan dan karyawati serta unsur pimpinan Kelurahan Simpang Rumbio mengajak, memasuki Hari Raya Idul Fitri untuk saling memaafkan dalam tingkah mau sikap dalam berkerja yang tidak luput dari salah. Kata Lurah Simpang Rumbio,

Robi juga mengharapkan dengan saling memaafkan ini dapat meningkatkan sinergi seluruh pejabat/pegawai Kelurahan Simpang Rumbio. Kegiatan saling bermaafan atas kesalahan dan kekhilafan pada hari lebaran, dapat mengubah hubungan sesama manusia dari benci menjadi senang, dari sombong menjadi rendah hati, yang dapat membuat hubungan kerja dan komunikasi antar pegawai menjadi lebih baik sehingga meningkatkan sinergi organisasi.

“Dalam masa libur lebaran, pergunakanlah waktu untuk berkumpul dengan keluarga besar dan insya Allah nanti dalam minggu pertama masuk kerja setelah libur kita akan mengadakan Halal bi Halal di kelurahan serta juga ada Halal bi Halal yang diadakan pihak kecamatan,” pungkas Lurah Simpang Rumbio.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengucapkan saling memaafkan dan berjabat tangan sesama pegawai dan unsur pimpinan di lingkungan Kelurahan Simpang Rumbio. (amf)

Tags: