Kampung Jawa Komitmen Wujudkan Kelurahan Layak Anak

Kampung Jawa Komitmen Wujudkan Kelurahan Layak Anak

Solok, (InfoPublikSolok) – Anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapat perhatian khusus oleh pemerintah dan masyarakat. Setiap anak mempunyai hak dasar yang telah diatur dalam undang-undang untuk dapat dipenuhi.

Mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, anak-anak adalah mereka yang berusia kurang dari 18 tahun.

Pemerintah mempunyai peran dalam memberikan pemenuhan hak anak serta melindungi setiap hak anak. Salah satu cara dalam memenuhi hak anak dengan membentuk Kota Layak Anak (KLA).

Sebuah kota dapat disematkan sebagai Kota Layak Anak bilamana di kota tersebut anak-anak dilindungi dan mendapatkan haknya sebagai anak dalam mencapai suatu pembangunan kota yang berkelanjutan.

Untuk perpanjangan Kota Layak Anak maka idealnya dibentuk juga Kelurahan Layak Anak (KELA) yang programnya nanti akan menunjang Kota Layak Anak.

KELA merupakan sistem berbasis pemenuhan dan perlindungan hak anak yang diselenggarakan secara holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan yang merupakan wujud komitmen dalam penyiapan anak sebagai generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Pengukuran Kelurahan Layak Anak menggunakan 24 Indikator, yang secara umum memenuhi  indikator pelayanan  kependudukan, kesehatan, fasilitas dan sarana prasarana yang peduli dan ramah terhadap  anak, kelompok-kelompok kegiatan yang melibatkan anak, dan meningkatkan partisipasi anak dalam berkegiatan,” ungkap Eva Murgana, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Solok dalam kegiatan sosialisasi pembentukan gugus tugas kelurahan layak anak di Kelurahan Kampung Jawa, Jumat (14/10).

Pada kesempatan ini, Eva Murgana memberikan apresiasi untuk Kelurahan Kampung Jawa, karena merupakan kelurahan yang pertama dan menyambut baik sosialisasi pembentukan gugus tugas Kelurahan Layak Anak (KELA) yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, LPMK, Bundo Kanduang, PKK serta jajaran RW dan RT setempat.

Beberapa waktu lalu, tepatnya 12 September 2021 di Aula Kecamatan Lubuk Sikarah, DPPPA telah melakukan penandatangan komitmen bersama mewujudkan kelurahan dan kecamatan layak anak di Kota Solok.

“Kelurahan dan Kecamatan Layak Anak dimaksud adalah kelurahan yang dapat memberikan penjaminan pemenuhan hak anak secara universal dan perlindungan anak dari tindak kekerasan, eksploitasi, penelantaran serta termasuk perkawinan anak,” jelasnya

Ia berharap melalui sosialiasi kepada tokoh masyarakat kelurahan Kampung Jawa ini sebagai langkah awal dalam memberikan fasilitas ruang publik yang nyaman untuk kegiatan yang bersifat positif bagia anak khususnya juga menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari bahaya Narkoba.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Kelurahan Kampung Jawa Menuju Layak Anak”, Hendrizal selaku Lurah Kampung Jawa menyambut baik kegiatan Kelurahan Layak Anak yang telah diprogramkan oleh DPPPA dan akan menindaklanjuti dengan komitmen bersama mendeklarasikan kelurahan kampung jawa sebagai kelurahan yang benar-benar memperhatikan pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan anak.

Senada dengan itu, Ketua LPMK Kelurahan Kampung Jawa, Asli Zariafis mengungkapkan, anak adalah amanah yang wajib dijaga haknya, sehingga kelak menjadi insan berkualitas pada masa mendatang, maka sesuai ajaran agama, anak harus dibimbing secara islami dengan cara memberi makanan yang halal dan memberi teladan yang baik.

“Memberi perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab orangtua dan pemerintah, kami memberi penghargaan kepada lembaga yang telah melakukan perlindungan, pendidikan dan pembinaan kepada anak,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut dari sosialiasi, pada akhir acara dilanjutkan dengan penandatangan komitmen bersama mewujudkan kelurahan Kampung Jawa Layak Anak untuk mendukung Kota Solok Layak Anak, yang dimulai dari Lurah Kampung Jawa, Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Data, Ketua LPMK, Ulama, Bundo Kanduang, PKK dan dilanjutkan oleh Ketua RW dan Ketua RT di Kelurahan Kampung Jawa. (shan)

Tags: , , ,