Kelompok Tani Mekar Melati Gelar Pertemuan Bulanan

Kelompok Tani Mekar Melati Gelar Pertemuan Bulanan

Solok, (InfoPublikSolok) – Kelompok Tani Mekar Melati, Baringin Rambak, Kelurahan Simpang Rumbio melaksanakan pertemuan kelompok, Senin, (25/2/2019).

Pertemuan yang rutin diadakan setiap bulan ini digelar di Aula Kelurahan Simpang Rumbio. Lurah Simpang Rumbio, Zulkifli, turut hadir membuka pertemuan ini didampingi oleh Kasi Pem & Trantib, PPL serta petani yang tergabung di Kelompok Tani Mekar Melati sebanyak 30 orang.

Dalam sambutannya, Lurah Simpang Rumbio, Zulkifli mengucapkan terima kasih kepada Ketua Kelompok Tani Mekar Melati, Amril Chan, yang telah mengumpulkan anggota kelompok sehingga terselenggaranya pertemuan ini.

“Moment yang sangat bagus dan bisa juga akan menjadi contoh kepada kelompok tani yang ada di Kelurahan Simpang Rumbio ini, baik yang masih aktif maupun yang tidak aktif, dari informasi yang kami dapat, di Kelurahan Simpang Rumbio terdapat lima kelompok tani, tetapi yang aktif cuma dua kelompok, salah satunya adalah Kelompok Tani Mekar Melati Baringin Rambak,” kata Zulkifli.

Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) daerah binaan Kelurahan Simpang Rumbio dan Kelurahan KTK, Sari Aguspendi, SST mengungkapkan banyak hal yang harus dan bisa dikerjakan oleh Kelompok Tani Mekar Melati agar tetap eksis dan berkembang, disamping dengan kegiatan rutin yang dilakukan sekarang ini, diantaranya menetapkan iuran wajib agar organisasi kelompok tani ini tetap aktif dan berjalan serta merapikan data dan buku adminstrasi kelompok.

Menurutnya, beberapa kegiatan yang sudah dilakukan di daerah binaan Simpang Rumbio dan KTK adalah meningkatkan daya produksi panen beras Anak Daro yang merupakan beras super asli Solok yang dikenal gurih, manis, nikmat dan tidak cepat basi.

Pembangunan pertanian kedepan, lanjutnya, diarahkan pada pemberdayaan petani agar menjadi petani yang mandiri. Wujud petani yang mandiri digambarkan dalam perilaku yang efisien, modern dan berdaya saing tinggi. Dalam mencapai hal tersebut diperlukan adanya peningkatan kemampuan petani baik pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap dalam berusaha tani.

“Teknologi pertanian juga berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan memperbaiki mutu produk, sehingga penerapan teknologi dapat meningkatkan nilai tambah yang tinggi dan pada akhirnya mendukung daya saing,” pungkasnya (amf)

Tags: , ,