Kembangkan Program Asuransi, Pemko Pastikan Pelayanan Kesehatan Adil dan Bermutu

Kembangkan Program Asuransi, Pemko Pastikan Pelayanan Kesehatan Adil dan Bermutu

Solok, (InfoPublikSolok) – Dinas Kesehatan mengadakan pertemuan verifikasi dan validasi data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tingkat Kota Solok, Rabu (24/11/21), bertempat di aula Dinas Kesehatan Kota Solok,

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Dra. Dessy Syafril, Apt. MPH, Kabid PPSDK dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Ns. Hartini, S.Kep. M.Biomed beserta staf. Peserta sebanyak 70 orang terdiri dari BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan tokoh masyarakat 13 kelurahan.

“Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program pelayanan kesehatan dari pemerintah yang berwujud BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dan sistemnya menggunakan sistem asuransi. Dengan adanya JKN ini maka seluruh warga Indonesia berkesempatan besar untuk memproteksi kesehatan mereka dengan lebih baik,” ujar Dessy Syafril dalam sambutannya.

Pemerintah mengembangkan program asuransi kesehatan secara nasional sampai tercapainya Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019 yang merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga di dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu seperti yang dijamin undang-undang SJSN yang dilaksanakan BPJS.

“Tujuannya yakni untuk memperoleh data kepesertaan yang valid untuk PBI tahun 2022. Mengetahui data masyarakat Kota Solok yang pindah, baru lahir, meninggal dunia, data masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan dan jumlah masyarakat yang sudah memiliki jaminan kesehatan,” jelasnya.

Untuk PBI bagi masyarakat kurang mampu di Kota Solok dibantu oleh JKS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pusat sejumlah 13.420, setelah pengurangan 1.683 jiwa yang dinonaktifkan karena non BDT, sedangkan yang dibayarkan oleh Pemda Kota Solok dan Provinsi Sumatera Barat jaminan kesehatan Sumbar sakato (JKSS) sebanyak 15.920 jiwa dan yang dibayarkan oleh pemerintah Daerah Kota Solok sejumlah kurang lebih 9.000 jiwa, Namun, masih banyak warga yang belum melaporkan anggota keluarganya yang pindah, lahir dan meninggal dunia maka Dinas Kesehatan Kota Solok di bawah seksi pelayanan kesehatan mengadakan verifikasi daan validasi data JKN tingkat Kota Solok.

“Oleh karena itu diharapkan data PBI Jaminan Kesehatan Nasional Kota Solok benar-benar valid dan tepat sasaran dan dapat mengetahui data masyarakat Kota Solok yang belum memiliki jaminan kesehatan,” tutur Dessy.

Acara ini ditutup dengan pemberian doorprise bagi peserta yang aktif oleh kabid PPSDK dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes. (es)

Tags: , , , , , , , ,