Kota Solok Terima Penghargaan dari Kemenkum HAM

Kota Solok Terima Penghargaan dari Kemenkum HAM

Jakarta, (InfoPublikSolok) – Prestasi gemilang kembali diraih Pemerintah Daerah Kota Solok dengan mendapatkan penghargaan untuk Kab/ Kota yang JDIH telah terintegrasi dengan website JDHN oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Prof. Yasonna H. Laoly yang diserahkan Kepala Pusat Dokumentasi Hukum Nasional Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementrian Hukum dan HAM, Yasmon kepada Kepala Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Solok, Edrizal,

Penyerahan penghargaan tersebut, diserahkan dalam acara  Rapat Koordinasi Nasional JDIHN Tahun 2019 (Rakor JDIHN 2019) yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) bertempat di Hotel Swissbell Mangga Besar, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Tujuan diselenggarakan Rakor JDIHN 2019 ini yakni untuk meningkatkan koordinasi dan membangun kerjasama yang efektif antar Anggota JDIHN baik di tingkat pusat maupun di daerah dalam mengelola dokumentasi dan informasi hukum dalam sebuah system dan basis data nasional terintegrasi yang akan mendukung agenda penataan regulasi dalam rangka reformasi hukum di tanah air.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menkumham R.I, Prof. Yasonna H. Laoly dan dihadiri oleh 600 peserta yang terdiri dari pengelola JDIH pada Kementerian, Lembaga Negara, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota dan Perpustakaan Hukum di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Yasonna H. Laoly menyampaikan bahwa, “Terwujudnya basisdata dokumen dan informasi hukum yang terintegrasi sangat penting dalam rangka mempercepat pelaksanaan reformasi hukum karena basisdata dokumen hukum yang lengkap dan akurat inilah yang akan  menjadi dasar dalam penataan regulasi. Dengan demikian, optimalisasi tugas dan fungsi JDIHN sebagai Pusat Dokumen dan Informasi Hukum Nasional menjadi sebuah hal yang sangat diperlukan”, ujarnya.

Lebih lanjut, Yasonna menyampaikan bahwa Penguatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional dikembangkan dalam rangka untuk memberikan kemudahan kepada siapapun untuk mengakses produk hukum terlebih di era Industrial Revolution 4.0.

“Perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi di era Industrial Revolution 4.0 membuat arus informasi begitu deras mengalir. Informasi dari berbagai belahan dunia, dari setiap sudut-sudut daerah terpencil dapat dengan mudah disebarluaskan dan diketahui oleh seluruh penjuru dunia hanya dengan menggunakan sebuah perangkat kecil bernama telepon genggam”, ucapnya.

Yasonna juga mengharapkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari seluruh anggota JDIHN dalam rangka pembangunan hukum nasional yang sejalan dengan kebijakan pemerintah dan kebutuhan global. (mr)

 

Tags: , , , , , , , ,

%d blogger menyukai ini: