Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

KPU Kota Solok Segera Bentuk KPPS Pemilu 2024

KPU Kota Solok Segera Bentuk KPPS Pemilu 2024

Solok (InfoPublikSolok), – Dua bulan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok koordinasikan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bersama PPK dan PPS serta instansi terkait di D’Relazion pada Kamis (7/12) pagi. Koordinasi ini dilakukan dalam bentuk rapat, dipimpin langsung oleh kelima komisioner KPU Kota Solok, dan dihadiri kurang lebih seratus sepuluh peserta.

Ariantoni, selaku Ketua KPU Kota Solok menyampaikan landasan rapat koordinasi berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. “Diharapkan dengan rapat ini kita dapat saling berkoordinasi terkait Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, saling memfasilitasi dan berdiskusi untuk pemilu ke depannya di Kota Solok. Terutama terkait rapat kita pada hari ini, yakni pembentukan KPPS,” jelasnya membuka rapat.

Ketua Divisi Soialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia memaparkan bahwa akan ada tujuh orang KPPS yang ditempatkan di setiap PPS.

“Tujuh orang KPPS di 236 PPS, jadi total KPPS yang akan direkrut adalah sebanyak 1.652 orang, ditambah dua orang Linmas per PPS,” sampainya.

Komisioner KPU, Kota Solok Yance Gaffar menjelaskan dalam pelaksanaan tahapan pemilihan diperlukan koordinasi dengan pihak kesehatan guna menghindari terjadinya kasus yang sudah-sudah terkait banyaknya jumlah kematian KPPS.

Yance menambahkan bahwa penerimaan pendaftaran calon anggota KPPS akan dibuka pada 11 sampai 20 Desember 2023 mendatang, dan akan diumumkan pada 23 sampai 25 Desember 2023. Keterangan lebih lanjut mengenai pendaftaran KPPS dapat dilihat melaui media sosial Instagram KPU Kota Solok.

Sementara itu pererwakilan BPJS juga yang turut hadir pada koordinasi ini mengungkapkan keterlibatan BPJS. Disampaikan bahwa KPPS yang sudah direkrut nantinya dihimbau untuk mengaktifkan kartu JKN dan mendaftarkan diri, sehingga jika ada situasi emergency nanti perseorangan KPPS bisa langsung di bawa ke RS terdekat tanpa harus memperlihatkan KTP, asalkan sudah terdaftar.

“Selain itu juga akan dilakukan metode skrining kesehatan kepada KPPS. Nanti dipetakan pola hidup seseroang apakah ia memiliki potensi tidak sehat atau tidak memungkinkan untuk menempati posisi sebagai KPPS. Disarankan tidak hanya skrining saja melainkan juga melakukan check up kesehatan,” jelasnya lebih lanjut. (Cindy/NvD)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan