Lius Pongoh Gelar Coaching Clinic di Kota Solok

Lius Pongoh Gelar Coaching Clinic di Kota Solok

Solok, (InfoPublikSolok) – Para peserta coaching clinic sejak Jum’at (11/10/2019) pagi telah memadati Sport Hall Kota Solok tidak sabar untuk menerima pembekalan dasar-dasar teknik Bulutangkis langsung dari mantan pemain Tunggal Putra Pelatnas Bulutangkis Indonesia era tahun 1980-an, Lius Pongoh. Terlihat antusias dari wajah para atlet Bulutangkis masa depan tersebut untuk mengikuti coaching clinic.

Kegiatan coaching clinic yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai daerah itu merupakan salah satu paket rangkaian acara dari Kejuaraan Bulutangkis Walikota Cup 2019 yang Ke VI diselenggatakan oleh Dispora Kota Solok bekerjasama dengan Pengkot PBSI Solok. Kejuaraan ini merupakan yang pertama diselenggatakan kembali setelah sempat rehat selama tiga tahun terakhir.

Acara coaching clinic ini yang kedua kali yang dilakukan oleh Dispora Kota Solok, sebelumnya bulan Juli lalu juga menghadirkan mantan Ganda Putra terbaik Indonesia Luluk Hadiyanto. Coaching clinic juga dihadiri oleh Kadispora Kota Solok, Dodi Osmond yang juga sebagai Ketua Pengkot PBSI Solok didampingi Sekretaris, Mursal.

Dalam pembukaan coaching clinic, Dodi Osmond berpesan, agar para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh Lius Pongoh yang merupakan salah satu legenda atlet bulutangkis Indonesia dengan prestasi dunia. “Jarang-jarang ada legenda bulutangkis Indonesia mengadakan pelatihan disini, pergunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin,” harap Dodi.

Lius Pongoh mengatakan masih masih banyak pemain yang belum dibekali dengan ketahan fisik dan stamina yang baik, Ini perlu diperhatikan oleh pelatih dan evaluasi ringkasnya setelah Coaching clinic singkat ini. “Teknik oke namun power dan stamina kurang akan sulit bersaing di level lebih tinggi, lebih baik keduanya diseimbangkan untuk meraih hasil yang terbaik,” pesan Lius yang juga dikenal Si Bola Karet.

“Di sini saya lihat banyak sekali bakat-bakat muda bulutangkis yang pontensial, tinggal bagaimana seorang pelatih mengarahkan atlet itu sendiri. Ketekunan dalam berlatih dan mengikuti arahan pelatih akan membentuk seorang atlet bulutangkis yang handal,” kata Lius Pongoh yang pernah meraih Juara Indonesia Terbuka Tahun 1984 setelah mengalahkan Liem Swie King yang merupakan tunggal putra terbaik Indonesia dan dunia pada masa itu.

Salah satu peserta, Vikri mengungkapkan sangat senang sekali mengikuti coaching clinic ini karena diajarkan bagaimana menampilkan permainan yang baik tanpa harus menguras tenaga. “Bagi saya ini sangat bermanfaat sekali sebagai atlet bulutangkis,” tuturnya.

Acara coaching clinic berlangsung selama lebih kurang 1 jam sesuai susunan acara dan dilanjutkan pertandingan pertama dari kategori Pra Usi Dini.(ep)

 

Tags: , , , , , , , , ,