Melestarikan Arsip Untuk Kemaslahatan Bangsa

Melestarikan Arsip Untuk Kemaslahatan Bangsa

Solok, (InfoPublikSolok) – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mengadakan Diskusi Online Melestarikan Arsip Untuk Kemaslahatan Bangsa dengan tema “Penilaian Kerusakan Arsip Statis” melalui Aplikasi Zoom Metting. Acara ini merupakan acara kedua setelah dilaksanakannya acara pertama pada Kamis (23/7) yang lalu.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke-75 Tahun. Acara tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Solok Wadirman, beserta jajaran, secara daring yang bertempat di studio mini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Kamis (6/8).

Pelaksanaan Diskusi Online Melestarikan Arsip Untuk Kemaslahatan Bangsa dengan tema “Penilaian Kerusakan Arsip Statis” ini dibuka oleh Yanah Suryanah Arsiparis Madya/Koordinator Kelompok Pengelolaan Laboratorium dan Autentikasi Arsip, dengan narasumber Fitra Yeni Arsiparis Muda ANRI.

Yanah menyampaikan “Diskusi Online ini dilaksanakan mengingat sangat pentingnya arsip, arsip sebagai bukti pertanggungjawaban nasional dan memori kolektif yang harus dijaga sehingga perlu dilakukannya preservasi arsip, agar arsip dapat di akses dan dilestarikan sesuai dengan Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Penilaian Kerusakan Arsip Kertas”.

“Kategori kerusakan arsip kertas menjadi dasar identifikasi dan penilaian kerusakan arsip kertas meliputi Kerusakan yang disebabkan oleh salahnya penjilidan dan pada blok teks, Kerusakan yang dikarenakan kimia, Kerusakan yang disebabkan oleh mekanis, Kerusakan yang dikarenakan oleh hama dan kerusakan karena air,” jelas Yanah.

Lebih lanjut Yanah Suryana menjelaskan “Tahapan penilaian risiko kerusakan arsip kertas terdiri atas identifikasi objek, identifikasi risiko, analisis risiko dan rekomendasi evaluasi resiko. Mengingat sangat pentingnya arsip dan sebagai bukti pertanggungjawaban nasional serta sebagai memori kolektif maka oleh karena itu arsip harus dijaga dan dilestarikan”.

Pada kegiatan diskusi online ini, Arsiparis Muda Fitra Yeni juga membahas tentang Teknis Penilaian Kerusakan Arsip menjelaskan “Tingkat kerusakan pada arsip kertas terdiri dari Kerusakan ringan yang merupakan kerusakan pada fisik arsip yang tidak menghilangkan isi informasi arsip, kerusakan sedang yang merupakan kerusakan pada fisik arsip yang berpotensi menghilangkan informasi arsip atau terjadi pada bagian arsip yang mengandung informasi dan kerusakan berat yang merupakan kerusakan pada fisik arsip yang berpotensi tinggi menghilangkan informasi arsp”.

Lebih lanjut Fitra Yeni mengungkapkan teknis penilaian kerusakan arsip memiliki tahapan yaitu persiapan, penentuan dan pengambilan sampel, penilaian jenis dan tingkat kerusakan, perhitungan dan pelaporan hasil penilaian kerusakan arsip. “Agar penilaian kerusakan arsip bisa terlaksana harus adanya sarana dan prasarana yang memadai serta SDM yang handal dan Profesional,” ungkapnya mengakhiri materi (jij).

Tags: , , , , , ,