Info Publik Solok

Media Informasi Masyarakat Kota Solok

2 Maret 2024

Meningkatkan Layanan Kesehatan Jiwa Dasar di Puskesmas

Meningkatkan Layanan Kesehatan Jiwa Dasar di Puskesmas

Solok, (InfoPublikSolok) – Masalah kesehatan jiwa semakin mendapat perhatian masyarakat dunia. Dalam laporan terbaru tahun 2022, World Health Organization (WHO) memperkirakan, secara global satu dari delapan orang mengalami gangguan jiwa.

Gangguan jiwa merupakan penyebab utama bertahun-tahun hidup dengan kecacatan. Bunuh diri sebagai salah satu gangguan jiwa bahkan menjadi penyebab utama kematian secara global.

Dinas Kesehatan Kota Solok melalui seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) mengadakan orientasi skrining masalah kesehatan jiwa bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Kota Solok selama dua hari pada Rabu & Kamis  (06 & 07 Desember 2023) di aula Solok Premier Hotel.

Sub Koordinator PTM, Ns. Jalisnawati, S.Kep menyampaikan bahwa layanan kesehatan primer terutama di Puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan di masyarakat memiliki peran penting.

“Untuk itu, kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan harus mampu menunjang demi kualitas pelayanan kesehatan terutama layanan kesehatan jiwa,” tutur Jalisnawati.

Puskesmas juga diminta untuk berperan dalam penyediaan layanan kesehatan jiwa atau mental yang terpadu dengan layanan kesehatan umum. Penyediaan layanan kesehatan jiwa dasar di Puskesmas perlu ditingkatkan secara maksimal guna memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat.

Untuk Kota Solok terdapat 165 kasus orang dengan gangguan jiwa dan hanya sekitar 65% yang melakukan pengobatan serta kontiniu sehingga diperlukan tindakan teknis yang dibantu oleh keluarga untuk meningkatkan angka cakupan ODGJ yang mendapatkan pelayanan kesehatan.

Metode dalam orientasi ini merupakan pemberian materi oleh narasumber ahli yaitu dr. Sulistiana Dewi, Sp.Kj yang merupakan Dokter Spesialis Jiwa dari RSU M. Natsir Kota Solok.

dr. Sulistiana mengatakan Penyediaan layanan kesehatan jiwa di Puskesmas atau FKTP harus tetap dijalankan untuk memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat. Terbatasnya sumber daya kesehatan terlatih jiwa merupakan salah satu masalah yang perlu diatasi.

Kegiatan ini diikuti oleh 65 orang peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan pemegang program Kesehatan Jiwa di Kota Solok. (ya/r)

Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan